Media Kampung – Indonesia berhasil mencatatkan diri sebagai salah satu negara dengan komunitas Pokémon terbesar di Asia. Hal ini terbukti dari lonjakan peserta yang signifikan dalam turnamen Pokémon Master Ball League 2025-2026 yang diselenggarakan di NICE, PIK 2, pada 27-28 Juli 2026. Jumlah peserta mencapai lebih dari 1.500 orang, meningkat drastis dari sebelumnya yang belum pernah menembus angka 1.000.

Menurut Jushiro Kitamura, Pokémon TCG Asia Tournament Director sekaligus Asia Division Director The Pokémon Company, pertumbuhan komunitas di Indonesia menunjukkan perkembangan yang sangat cepat dibandingkan dengan negara-negara lain di Asia seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Taiwan, Hong Kong, dan Filipina. Peningkatan ini menandai Indonesia sebagai salah satu pasar yang paling menjanjikan untuk waralaba Pokémon.

Baca juga:

Perkembangan Komunitas dan Turnamen

Lonjakan peserta membuat penyelenggara harus memindahkan lokasi turnamen dari convention hall di pusat perbelanjaan ke venue yang lebih luas, yaitu NICE di PIK 2. Keberagaman pemain juga menjadi perhatian, dengan peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Sumatra dan Kalimantan, meskipun lokasi turnamen cukup jauh dari pusat Jakarta. Kedekatan venue dengan bandara juga memudahkan akses bagi peserta dari luar Pulau Jawa.

Ekosistem Pokémon yang Luas

Jushiro Kitamura menegaskan bahwa kekuatan utama Pokémon terletak pada ekosistemnya yang luas, yang mencakup berbagai platform mulai dari Trading Card Game (TCG), video game di konsol Nintendo, aplikasi mobile seperti Pokémon Champions, anime, hingga merchandise. Fleksibilitas ini memungkinkan Pokémon untuk menjangkau penggemar dari berbagai generasi dan usia.

Baca juga:

Masaaki Hoshino, produser Pokémon Champions, menjelaskan bahwa game ini fokus pada pertarungan berbasis smartphone, yang menjadi pintu masuk baru bagi para pemain. Hoshino menilai budaya bermain game mobile di Indonesia sangat kuat dan potensi pengembangan Pokémon Champions di Tanah Air sangat besar.

Potensi dan Harapan

The Pokémon Company melihat Indonesia sebagai pasar besar dengan populasi muda yang mendominasi. Selain itu, banyak keluarga yang turut hadir dalam turnamen menunjukkan bahwa Pokémon tidak hanya menarik bagi individu, tetapi juga sebagai aktivitas keluarga.

Baca juga:

Dengan jalur kompetitif melalui Master Ball League dan Premier Ball League yang mengarah ke Pokémon World Championships di San Francisco, semakin banyak pemain Indonesia yang aktif mengikuti turnamen. Hal ini membuka peluang bagi Indonesia untuk melahirkan atlet Pokémon TCG yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Pokémon untuk Semua

Lebih dari sekadar kompetisi, The Pokémon Company menekankan pentingnya setiap orang menemukan cara mereka sendiri untuk menikmati dunia Pokémon, baik melalui kartu, video game, aplikasi mobile, anime, atau koleksi merchandise. Mereka berharap kerja sama dengan Indonesia dapat terus berlanjut dan komunitas Pokémon di Tanah Air semakin berkembang.