Media Kampung – Tingkat kedua roket Falcon 9 milik SpaceX dijadwalkan akan menabrak permukaan Bulan pada Rabu, 6 Agustus 2026 waktu setempat. Tabrakan ini diperkirakan akan membentuk kawah baru di permukaan Bulan dan menghasilkan semburan debu yang dapat diamati melalui teleskop.
Peristiwa ini terjadi akibat kombinasi aktivitas Matahari dan pengaruh gravitasi yang mengubah lintasan roket sehingga mengarah ke Bulan secara tidak sengaja. Roket dengan bobot sekitar 4.000 kilogram ini diperkirakan akan menghantam dekat Kawah Einstein di belahan utara Bulan dengan kecepatan sekitar 8.690 km/jam.
Benjamin Fernando, peneliti dari Los Alamos National Laboratory, menyatakan bahwa pengguna teleskop mungkin dapat melihat semburan material akibat tumbukan tersebut. Namun, tingkat kecerahan semburan masih belum dapat dipastikan dan menjadi fokus penelitian para ilmuwan.
Juru bicara NASA, Jimi Russell, memastikan bahwa peristiwa ini tidak menimbulkan ancaman bagi Bumi. NASA akan terus melacak lintasan roket sebagai bagian dari latihan pemantauan dan mengamati lokasi tumbukan untuk kepentingan penelitian ilmiah.
Tabrakan ini menambah catatan penting dalam studi tentang dampak benturan benda buatan di permukaan Bulan, sekaligus memberikan kesempatan untuk mengamati fenomena tumbukan secara langsung dari Bumi.















Tinggalkan Balasan