Media Kampung – Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menyatakan membuka peluang untuk mencalonkan diri kembali sebagai Ketua Umum PSSI pada tahun 2027 setelah masa jabatannya periode 2023-2027 berakhir. Namun, keputusan tersebut akan melalui pertimbangan dan diskusi dengan pemerintah serta FIFA, mengingat pemilihan Ketua Umum PSSI sepenuhnya ditentukan oleh masyarakat sepak bola Indonesia.
Dalam konferensi pers pasca Kongres Biasa PSSI 2026, Erick menyampaikan bahwa pemilihan Ketua Umum PSSI yang awalnya dijadwalkan pada Mei 2027 akan dimundurkan menjadi Juli 2027. Penundaan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan organisasi dan keberlangsungan kompetisi, terutama menjelang pemilihan pengurus PSSI provinsi yang akan digelar pada Oktober hingga November 2026.
Erick Thohir pertama kali terpilih sebagai Ketua Umum PSSI melalui Kongres Luar Biasa pada Februari 2023, menggantikan La Nyalla Mattalitti. Sesuai dengan statuta PSSI, masa jabatan Ketua Umum berlangsung selama empat tahun. Oleh karena itu, pada 2027 mendatang Erick berpeluang untuk mengajukan diri kembali dalam pemilihan yang akan datang.
Selain mengutamakan proses demokratis, Erick menegaskan pentingnya koordinasi dengan pemerintah dan FIFA sebelum mengambil keputusan resmi untuk maju kembali. Hal ini mencerminkan komitmen terhadap transparansi dan keberlanjutan dalam kepemimpinan organisasi sepak bola nasional.
Perkembangan ini penting untuk diketahui oleh masyarakat sepak bola Indonesia karena akan menentukan arah dan strategi pengembangan sepak bola Indonesia ke depan. Kepemimpinan PSSI memiliki peran vital dalam membina atlet, mengelola kompetisi, dan memperkuat posisi Indonesia di kancah sepak bola internasional.















Tinggalkan Balasan