Media Kampung – Grand Theft Auto VI (GTA 6) diproyeksikan menghasilkan pendapatan hingga US$5,2 miliar pada akhir pekan peluncurannya, berdasarkan laporan dari firma analitik global Newzoo. Angka ini didasarkan pada penjualan pre-order digital yang telah mencapai sekitar US$180 juta di enam negara, termasuk Amerika Serikat dan Inggris.
Newzoo memperkirakan GTA 6 akan meraup antara US$3,3 miliar hingga US$5,2 miliar dalam penjualan kumulatif global pada akhir pekan pertama. Dengan asumsi harga jual rata-rata US$88 per unit, angka US$4,5 miliar setara dengan sekitar 51 juta unit terjual dalam sepekan.
GTA 6 dijadwalkan rilis pada 19 November 2026. Versi standar dibanderol Rp5.999 (di India, setara sekitar Rp1,1 juta) dan Ultimate Edition seharga Rp7.499. Edisi Ultimate menawarkan item eksklusif seperti varian senjata personalisasi dan akses ke Stock 305 Clothing Store.
Angka pre-order digital senilai US$180 juta mencakup data dari Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Italia, Jerman, dan Spanyol. Proyeksi ini menunjukkan antusiasme luar biasa terhadap seri terbaru Rockstar Games, yang sebelumnya telah mencatat rekor penjualan dengan GTA V mencapai 185 juta kopi hingga 2024.
Kesuksesan GTA 6 diperkirakan akan memberikan dampak signifikan bagi industri game global, terutama di tengah tren layanan berlangganan yang mulai dipertanyakan oleh beberapa pengembang. Namun, angka pasti baru akan terkonfirmasi setelah game resmi dirilis.














Tinggalkan Balasan