Media Kampung, Major League Soccer (MLS) bersiap memanfaatkan momentum Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat. Komisioner MLS Don Garber menyebut kehadiran Lionel Messi sebagai ‘mimpi’ yang mampu mendongkrak popularitas liga, terutama setelah penampilan impresif Messi di Piala Dunia 2026.
Messi, yang kini bermain untuk Inter Miami, baru saja membawa Argentina ke final Piala Dunia setelah mengalahkan Inggris di semifinal. Dua assist di menit akhir menjadi bukti kelasnya. Garber mengaku tak pernah membayangkan Messi bisa bermain di MLS setelah sukses di Barcelona.
“Kenyataan bahwa ia bisa memberikan umpan silang kaki kanan di momen terakhir, memenangkan pertandingan di depan dunia, lalu melepas jersey Argentina dan mengenakan jersey MLS — saya tidak pernah bermimpi itu bisa terjadi,” ujar Garber.
MLS juga menyambut kedatangan bintang lain seperti Antoine Griezmann yang baru bergabung dengan Orlando City. Griezmann, pencetak gol terbanyak sepanjang masa Atletico Madrid, menilai level kompetisi MLS sudah lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya.
NYCFC Incar Pulisic, AC Milan Tak Lepas
Di sisi lain, New York City FC (NYCFC) menyatakan minatnya untuk mendatangkan Christian Pulisic, pemain timnas AS yang saat ini membela AC Milan. Presiden NYCFC Brad Sims mengakui semua klub MLS pasti menginginkan Pulisic, namun AC Milan tidak berniat melepasnya.
“Jika Anda bertanya kepada 29 rekan saya di liga apakah mereka tertarik memiliki Christian Pulisic di tim mereka, saya yakin 29 orang akan menjawab ya,” kata Sims. “Jika AC Milan tidak mau melepaskannya, maka itu buntu.”
Pulisic, 28 tahun, masih terikat kontrak hingga musim panas 2028. Ia mengalami musim yang naik turun: mencetak 10 gol dalam 15 penampilan awal musim lalu, namun kemudian mengalami paceklik gol selama 19 pertandingan. Di Piala Dunia 2026, ia gagal mencetak gol dan hanya memberikan satu assist, serta harus keluar lebih awal karena patah kaki kanan saat melawan Belgia.
Dampak Messi dan Masa Depan MLS
Efek Messi di MLS sudah terlihat sejak ia bergabung dengan Inter Miami pada 2023. Kehadirannya meningkatkan jumlah penonton, nilai tayang, dan minat sponsor. Garber optimistis Piala Dunia 2026 akan menjadi batu loncatan bagi era baru MLS, dengan perpaduan talenta lokal dan bintang global.
Sementara itu, kabar lain menyebutkan bahwa Mohamed Salah, yang hengkang dari Liverpool, dikabarkan akan segera mengumumkan klub barunya. Agennya, Ramy Abbas Issa, mengisyaratkan bahwa keputusan sudah dekat, meskipun belum diketahui apakah Salah akan bergabung dengan MLS atau liga lain.
MLS juga menghadapi tantangan non-teknis. Kebakaran hutan di Kanada dan Minnesota menyebabkan asap tebal menyelimuti sebagian besar Amerika Serikat bagian timur laut, termasuk Chicago dan New York. Akibatnya, pertandingan MLS antara Chicago Fire dan Vancouver Whitecaps yang seharusnya digelar pada 17 Juli 2026 ditunda hingga 6 Oktober demi alasan kesehatan. Kualitas udara di Chicago masuk kategori ‘sangat tidak sehat’ hingga ‘berbahaya’.
Kekhawatiran juga muncul terkait final Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan di East Rutherford, New Jersey, pada 19 Juli. Gubernur New York Kathy Hochul menyebut situasi ini ‘sangat serius’ dan mendorong penggunaan masker di luar ruangan. Namun, prakiraan cuaca menunjukkan kualitas udara akan membaik mulai Sabtu.























Tinggalkan Balasan