Media Kampung, Jakarta — Universitas Terbuka (UT) berhasil menyelesaikan International Quality Review yang diselenggarakan oleh International Council for Open and Distance Education (ICDE) pada Juli 2026. Penilaian ini merupakan lanjutan dari review tahun 2023 serta evaluasi sebelumnya pada 2005, 2010, 2016, dan 2019.

Hasil awal penilaian kembali menegaskan posisi UT sebagai institusi pendidikan tinggi yang memiliki dampak nasional luas, mampu melayani mahasiswa dalam skala besar, serta menyediakan akses pendidikan tinggi yang inklusif. Review ini juga mengidentifikasi prioritas strategis untuk mendukung visi UT sebagai cyber university berkelas dunia.

Empat Apresiasi Utama

Tim reviewer ICDE yang terdiri dari tiga pakar internasional di bidang pendidikan terbuka dan jarak jauh memberikan empat apresiasi utama:

  1. Skala dan Jangkauan Nasional yang Sangat Luas — Dengan 768.248 mahasiswa aktif, UT menyelenggarakan layanan pendidikan tinggi dalam skala besar di seluruh Indonesia dan beberapa kota di luar negeri. Target mencapai satu juta mahasiswa dinilai sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi nasional.
  2. Komitmen Kepemimpinan terhadap Mutu — Di bawah Rektor Prof. Dr. Ali Muktiyanto, pimpinan UT menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat infrastruktur pembelajaran, kapasitas SDM, dan kualitas penyelenggaraan pendidikan. Keputusan UT mengikuti review secara sukarela dipandang sebagai wujud refleksi diri kritis dan peningkatan mutu berbasis bukti.
  3. Infrastruktur Teknologi yang Andal — UT dinilai memiliki ekosistem teknologi matang untuk mendukung pendidikan jarak jauh skala besar, termasuk pusat produksi multimedia, pusat data, dan jaringan yang memungkinkan interaksi mahasiswa-tutor di seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil.
  4. Peran Strategis UT Daerah — Jaringan UT Daerah berperan penting dalam layanan mahasiswa, mulai dari penerimaan hingga ujian, serta koordinasi dengan Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT). Tim reviewer mengapresiasi kualitas infrastruktur, SDM, dan model operasional tiga UT Daerah yang dikunjungi.

Proses Review

Sebelum kunjungan, tim reviewer melakukan telaah menyeluruh terhadap Self-Assessment Report (SAR) UT dan dokumen pendukung. Selama 6-10 Juli 2026, mereka mengunjungi kampus utama UT dan tiga dari 39 UT Daerah, serta berdiskusi dengan mahasiswa, alumni, dosen, tutor, tenaga kependidikan, dan pemangku kepentingan. Reviewer juga mengobservasi unit strategis, studio produksi, workshop, fasilitas UT Daerah, dan SALUT.

Rekomendasi Strategis

Salah satu rekomendasi awal yang menjadi perhatian adalah pentingnya dukungan investasi pemerintah yang berkelanjutan bagi UT. UT dinilai memberikan kontribusi besar melalui pendidikan tinggi terjangkau, berkualitas, dan diakui internasional, serta mendukung pengembangan profesional masyarakat, termasuk kelompok yang belum terlayani optimal dan mahasiswa berkebutuhan khusus. Model penyelenggaraan UT yang efisien dari sisi biaya menjadi contoh praktik baik bagi perguruan tinggi terbuka di berbagai negara.

Laporan lengkap ICDE International Quality Review akan diselesaikan dan disampaikan kepada ICDE dalam beberapa bulan mendatang. Pimpinan UT menyatakan komitmen untuk menelaah hasil review dan menjadikannya dasar penyusunan rencana pengembangan institusi guna memperkuat tata kelola, layanan akademik, dan penyelenggaraan pendidikan terbuka dan jarak jauh di Indonesia.