Media Kampung, Timnas Belgia memastikan tempat di perempat final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Amerika Serikat dengan skor telak 4-1 di Lumen Field, Seattle, Senin (6/7/2026) malam waktu setempat. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan Belgia menjadi 18 pertandingan dan mengirimkan mereka ke babak delapan besar menghadapi Spanyol.

Charles De Ketelaere menjadi bintang kemenangan Belgia dengan mencetak dua gol dan satu assist. Gol pertama De Ketelaere tercipta pada menit kedelapan, membuat AS untuk pertama kalinya dalam turnamen ini kebobolan lebih dulu. AS sempat menyamakan kedudukan melalui gol tendangan bebas Malik Tillman pada menit ke-31, namun keunggulan itu hanya bertahan 61 detik setelah Belgia kembali memimpin melalui gol kedua De Ketelaere.

Pada babak kedua, kesalahan kiper AS Matt Freese menyebabkan gol ketiga Belgia yang dicetak Hans Vanaken pada menit ke-57. Romelu Lukaku menutup pesta gol Belgia pada menit ketiga injury time setelah memanfaatkan kesalahan bek AS Chris Richards.

Pelatih AS Mauricio Pochettino tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia menendang rak di depan bangku cadangan hingga empat botol air minum beterbangan setelah Belgia mencetak gol kedua. “Semua orang melihat sejak awal kami tidak terhubung dengan permainan. Ini proses belajar. Kami perlu mengevaluasi pertandingan itu dan mencari tahu mengapa pendekatan kami berbeda dari pertandingan-pertandingan sebelumnya di Piala Dunia,” ujar Pochettino.

Bintang AS Christian Pulisic harus duduk di bangku cadangan setelah mengalami cedera kaki kanan saat menendang sepatu kapten Belgia Youri Tielemans pada menit ke-52. Pulisic kemudian diganti tujuh menit kemudian.

Kekalahan ini mengakhiri perjalanan AS di Piala Dunia 2026 setelah untuk pertama kalinya memenangkan tiga pertandingan di babak grup dalam format turnamen 48 tim. AS gagal mencapai perempat final untuk pertama kalinya sejak 2002. Ini juga menjadi kekalahan ketujuh beruntun AS dari Belgia sejak kemenangan pertama mereka di Piala Dunia 1930.

Belgia, yang belum pernah meraih gelar juara dunia, akan berhadapan dengan Spanyol, juara 2010, pada Jumat (10/7/2026) di Inglewood, California. Pemenang laga ini akan bertemu Prancis atau Maroko di semifinal.