Media Kampung, Inggris berhasil mengalahkan Meksiko dengan skor 3-2 dalam laga sengit babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Estadio Azteca, Minggu (5/7/2026) malam waktu setempat. Kemenangan ini sekaligus menjadi kekalahan perdana Meksiko di stadion tersebut dalam ajang Piala Dunia.
Jude Bellingham menjadi bintang kemenangan Inggris dengan dua gol yang dicetaknya hanya dalam waktu 98 detik pada babak pertama. Gol pertama Bellingham tercipta melalui sundulan pada menit ke-36, disusul gol kedua pada menit ke-38 memanfaatkan umpan Harry Kane.
Meksiko sempat memperkecil ketertinggalan melalui Julian Quinones pada menit ke-42. Babak kedua semakin dramatis setelah bek Inggris Jarell Quansah menerima kartu merah pada menit ke-54 akibat pelanggaran berbahaya terhadap Jesus Gallardo.
Meski bermain dengan 10 pemain, Inggris justru mendapat hadiah penalti setelah kiper Meksiko Raul Rangel melanggar pemain Inggris. Harry Kane yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik pada menit ke-68, menjadikan skor 3-1.
Namun, Kane kemudian melakukan pelanggaran di kotak penalti sendiri yang menyebabkan Meksiko mendapat penalti. Raul Jimenez sukses mengeksekusi tendangan penalti pada menit ke-71, memperkecil kedudukan menjadi 3-2.
Meksiko terus menekan pertahanan Inggris sepanjang sisa waktu normal dan 11 menit masa injury time, tetapi kiper Jordan Pickford dan barisan belakang Inggris mampu bertahan dengan kokoh.
Kapten Inggris Harry Kane mengaku kehabisan kata-kata setelah pertandingan. Dalam wawancara dengan BBC, ia memuji dukungan para penggemar yang luar biasa. Kapten Meksiko Edson Alvarez menyatakan kekecewaannya namun mengakui timnya telah berjuang maksimal melawan tim kelas atas.
Dengan kemenangan ini, Inggris melaju ke perempat final dan akan menghadapi Norwegia di Miami Gardens, Florida, pada Sabtu (11/7/2026) mendatang. Pertandingan tersebut akan menjadi ajang duel antara Harry Kane dan Erling Haaland yang sama-sama bersaing dalam perburuan Sepatu Emas.
Kane saat ini telah mengoleksi enam gol di turnamen ini, tertinggal satu gol dari Lionel Messi, Kylian Mbappe, dan Erling Haaland. Gol penaltinya juga menjadi gol ke-14 sepanjang karier Piala Dunia, menyamai catatan Gerd Muller dari Jerman Barat yang menempati peringkat kelima daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa.
Pertandingan sempat tertunda satu jam akibat badai petir dan hujan deras yang melanda ibu kota Meksiko. Meski kondisi lapangan basah, lebih dari 80.000 penonton memadati stadion untuk memberikan dukungan kepada tim tuan rumah.
Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Meksiko yang sejak 1986 gagal lolos ke perempat final. Sejak saat itu, mereka sudah delapan kali tersingkir di babak 16 besar, gagal lolos dari fase grup pada 2022, dan didiskualifikasi pada 1990.






















Tinggalkan Balasan