Bondowoso – Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, KDS Group menggelar Shalawat Cinta Menuju KDS Bondowoso Berkah di area parkir KDS Bondowoso, Desa Kembang, Kecamatan Bondowoso, Minggu (5/7/2026). Kegiatan yang dihadiri ribuan jamaah tersebut berlangsung khidmat dan menjadi wadah mempererat silaturahmi serta meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Pengajian menghadirkan Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, KHR Achmad Azaim Ibrahimy, yang menyampaikan tausiyah mengenai makna hijrah sebagai pijakan membangun kehidupan yang lebih baik, baik secara pribadi maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam ceramahnya, KHR Azaim mengingatkan bahwa hijrah Nabi Muhammad SAW tidak hanya dipahami sebagai perpindahan tempat, tetapi juga sebagai awal lahirnya tatanan masyarakat yang dibangun di atas nilai persaudaraan, keadilan, dan saling menghormati.
“Pesan moral yang harus kita petik adalah semangat berubah menjadi lebih baik. Ketika Nabi membangun peradaban Madinah, yang dibangun bukan hanya kotanya, tetapi juga kehidupan masyarakat yang saling menghormati satu sama lain,” ujarnya.
Ia menilai semangat hijrah sangat relevan diterapkan dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang hidup dalam keberagaman. Menurutnya, persatuan dan sikap saling menghargai merupakan modal penting untuk menjaga keutuhan bangsa.
Di sisi lain, Owner KDS Group Frengki Sastro Wijoyo mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas segala nikmat yang telah diberikan sekaligus ikhtiar memohon keberkahan bagi masyarakat Bondowoso.
Menurutnya, dunia usaha tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam bidang ekonomi, tetapi juga perlu berkontribusi membangun kehidupan sosial dan spiritual masyarakat melalui berbagai kegiatan positif.
“Perbedaan keyakinan bukanlah penghalang, karena nilai kebaikan, kepedulian sosial, dan gotong royong adalah bahasa universal yang menyatukan kita semua,” katanya.
Frengki berharap kegiatan Shalawat Cinta dapat terus menjadi agenda yang membawa manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di Kabupaten Bondowoso.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai awal untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta mempererat kepedulian terhadap sesama.
Acara berlangsung penuh kekhidmatan dengan lantunan shalawat, doa bersama, dan tausiyah yang diikuti ribuan jamaah hingga selesai. Semangat hijrah yang digaungkan dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu menginspirasi masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah, dan bersama-sama mewujudkan Bondowoso yang damai, harmonis, dan penuh keberkahan. (Rif)























Tinggalkan Balasan