Media Kampung – Cyberpunk 2077, game open-world besutan CD Projekt, telah mencapai tonggak sejarah baru dengan menjual lebih dari 40 juta kopi di seluruh dunia. Prestasi ini sekaligus menegaskan kemampuan studio Polandia tersebut dalam menciptakan game berkualitas tinggi yang mampu bertahan lama di hati pemain.
Perjalanan dari Bencana Menuju Kesuksesan
Peluncuran Cyberpunk 2077 pada Desember 2020 dikenal sebagai salah satu bencana terbesar dalam industri game. Versi konsol, khususnya PlayStation 4 dan Xbox One, dipenuhi bug dan masalah performa yang parah hingga Sony menarik game tersebut dari PlayStation Store. Namun, CD Projekt tidak menyerah. Mereka terus merilis pembaruan dan perbaikan, hingga akhirnya game ini berubah menjadi pengalaman yang genuinely outstanding.
Puncak dari upaya perbaikan tersebut adalah dirilisnya ekspansi Phantom Liberty yang mendapat pujian kritis. Beberapa kali media menyatakan bahwa siklus penebusan (redemption arc) Cyberpunk 2077 telah selesai, tetapi CD Projekt terus bekerja. Co-CEO Micha Nowakowski bahkan mengakui bahwa perjalanan penebusan belum sepenuhnya usai. “Saya yakin kami kehilangan kepercayaan sebagian orang untuk selamanya, dan itu wajar,” ujarnya pada Juni lalu. “Tapi saya berharap kami bisa mendapatkannya kembali, jika tidak dengan The Witcher 4, maka dengan apa pun yang akan datang.”
Angka Penjualan yang Mengesankan
Dari total 40 juta kopi yang terjual, sebagian besar berasal dari hype pra-rilis. Dalam 10 hari pertama, Cyberpunk 2077 sudah terjual 13 juta kopi. Meski demikian, angka ini masih jauh dari pencapaian The Witcher 3 yang baru saja melampaui 65 juta kopi. Namun, mengingat awal yang buruk, 40 juta kopi adalah pencapaian yang luar biasa. Game ini kini memiliki rating “very positive” di Steam, berbanding terbalik dengan rating awal yang negatif.
Dampak dan Masa Depan
Keberhasilan ini menjadi fondasi bagi proyek-proyek mendatang CD Projekt di alam semesta Cyberpunk, termasuk anime Cyberpunk Edgerunners 2 yang akan tayang pada musim gugur tahun ini. “40 juta kopi terjual menunjukkan kekuatan luar biasa dari Cyberpunk 2077 dan menjadi bukti apa yang terbaik dari CD Projekt—menciptakan cerita imersif berkualitas tinggi yang membuat pemain kembali lagi,” kata Nowakowski.
Pencapaian ini juga membuktikan bahwa kegigihan dalam memperbaiki produk pasca-peluncuran dapat membuahkan hasil, meskipun awal yang buruk. Cyberpunk 2077 mungkin tidak akan pernah melupakan awal yang buruk, tetapi kini ia telah menjadi salah satu game open-world paling sukses dan dihormati di industri.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.






















Tinggalkan Balasan