Media Kampung – Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya melalui penguatan ketahanan pangan dan energi. Pernyataan tersebut disampaikan dalam syukuran Hari Bhayangkara ke-80 di Mako Satuan Latihan Korps Brigade Mobil Polri, Cikeas, Bogor, Rabu (1/7/2026).
Menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim, disrupsi teknologi, perang dagang, dan konflik geopolitik, Kapolri menyatakan Polri siap mengakselerasi swasembada pangan dan energi sesuai instruksi presiden. “Polri berkomitmen mendukung seluruh program pemerintah demi menjaga stabilitas nasional dan keberlanjutan pembangunan bangsa,” ujarnya.
Dalam sektor pangan, Polri menjalankan program lahan produktif, pekarangan pangan bergizi, dan pengawasan distribusi bantuan. Polri juga menggandeng Bank Himbara untuk mempermudah akses Kredit Usaha Rakyat bagi petani. Kolaborasi dengan kementerian dan 30.548 kelompok tani telah mengembangkan penanaman jagung di lahan seluas 1,37 juta hektare. Hingga kuartal kedua 2026, program tersebut menghasilkan panen raya sebanyak 5,7 juta ton. Selain jagung, Polri juga mengembangkan budidaya bawang putih di sejumlah daerah strategis.
Inovasi pertanian yang dihadirkan Polri meliputi bibit unggul, pupuk presisi, mobile rotary dryer, dan pembangunan 29 gudang pangan. “Kami percaya, dengan semangat kolaborasi seluruh lapisan masyarakat, Indonesia dapat mempertahankan kemandirian dan menjaga ketersediaan pangan nasional berkelanjutan,” kata Kapolri.
Di bidang energi, Polri mendukung swasembada melalui penghematan dan penegakan hukum. Sepanjang 2026, Polri mengungkap 464 kasus dengan 594 tersangka. Barang bukti yang disita meliputi 669 ribu liter solar, 80 ribu liter pertalite, dan 30 ribu tabung LPG. Kerugian negara yang diselamatkan mencapai lebih dari Rp756 miliar. Kapolri menegaskan langkah-langkah tersebut memperkuat stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika global yang kompleks.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.





Tinggalkan Balasan