Media Kampung – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menerima kunjungan kenegaraan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko pada Kamis, 27 Juli 2026. Persiapan pertemuan puncak ini dibahas dalam pertemuan antara Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menteri Luar Negeri Belarus, Maxim Ryzhenko, di Kantor Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta Pusat, Selasa (30/6).
Dalam pertemuan tersebut, kedua menteri luar negeri membahas berbagai agenda kerja sama yang akan menjadi fokus pembahasan antara kedua kepala negara. Sugiono dan Ryzhenko menyatakan keyakinan bahwa kunjungan Presiden Lukashenko akan semakin mempererat hubungan bilateral dan menghasilkan kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.
Penguatan Kerja Sama di Berbagai Sektor
Selain agenda kunjungan, kedua menlu juga membahas penguatan hubungan Indonesia dan Belarus di sejumlah sektor strategis, meliputi ekonomi, pertanian, ketahanan pangan, kebudayaan, serta ilmu pengetahuan dan teknologi.
Kementerian Luar Negeri RI menyambut baik rencana peluncuran Road Map for Bilateral Cooperation 2026-2030 pada kunjungan ini. Peta jalan tersebut diharapkan menjadi kerangka kerja untuk mendorong kerja sama yang konkret dan saling menguntungkan antara kedua negara.
Pembahasan Isu Regional dan Global
Dalam pertemuan bilateral, Sugiono dan Ryzhenko juga bertukar pandangan mengenai berbagai isu yang menjadi perhatian bersama di tingkat regional dan global.
Belarus merupakan mitra penting bagi Indonesia di kawasan Eurasia sekaligus anggota kunci Uni Ekonomi Eurasia (Eurasian Economic Union/EAEU). Hubungan ekonomi kedua negara semakin erat setelah Indonesia dan EAEU menandatangani Indonesia-EAEU Free Trade Agreement pada Desember 2025.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.





Tinggalkan Balasan