Media Kampung – Singapore Airlines mengumumkan akan menambah frekuensi penerbangan dari Manchester menuju Singapura menjadi layanan harian mulai Juli 2026, sebagai bagian dari perluasan jaringan penerbangan ke Eropa. Perubahan ini mencakup pengoperasian pesawat Airbus A350-900 pada rute tersebut yang sebelumnya hanya lima kali seminggu.
Selain meningkatkan frekuensi penerbangan antara Manchester dan Singapura, maskapai ini juga menambah layanan ke beberapa kota Eropa lain seperti London Gatwick, Milan, dan Munich. Di samping itu, Singapore Airlines akan meluncurkan rute baru ke Madrid melalui Barcelona dengan frekuensi lima kali seminggu mulai Oktober 2026. Madrid menjadi destinasi ke-15 Singapore Airlines di Eropa dan kedua di Spanyol setelah Barcelona.
Rute baru ke Madrid akan menggantikan penerbangan langsung sebelumnya ke Barcelona yang akan dihentikan pada akhir Oktober. Penerbangan baru tersebut menggunakan konfigurasi kelas panjang jarak jauh dengan total 253 kursi yang terdiri dari 42 kursi bisnis, 24 premium ekonomi, dan 187 ekonomi. Tiket untuk layanan Madrid akan mulai dijual pada Juni 2026, sedangkan tiket untuk layanan tambahan ke Manchester, Milan, Munich, dan London Gatwick akan dirilis secara bertahap.
Chris Woodroofe, Managing Director Bandara Manchester, menyambut baik pengumuman ini dengan menyatakan bahwa hubungan Singapore Airlines dengan Bandara Manchester telah berlangsung selama 40 tahun dan sangat penting dalam membuka akses ke Asia Tenggara bagi warga dan bisnis di wilayah utara Inggris. Dia menambahkan bahwa penambahan penerbangan harian akan mendukung pertumbuhan pariwisata dan peluang bisnis antara kedua wilayah.
Sementara itu, Dai Haoyu, Senior Vice President Marketing Planning Singapore Airlines, mengungkapkan bahwa peningkatan frekuensi dan rute baru ini merupakan respons atas permintaan kuat dari pasar Eropa. Ia menegaskan bahwa langkah ini akan memberikan lebih banyak pilihan dan nilai tambah bagi pelanggan saat merencanakan perjalanan mereka.
Lim Ching Kiat, Executive Vice President Changi Airport Group untuk pengembangan hub udara dan kargo, menilai bahwa penerbangan langsung ke Madrid akan memperkuat konektivitas antara Singapura dan Spanyol yang selama ini kurang terlayani. Ia menyebutkan bahwa jumlah penumpang antara Madrid dan Singapura meningkat sekitar 27 persen per tahun sejak 2022 dan bahkan telah melampaui angka sebelum pandemi hampir 20 persen.
Perubahan jadwal ini juga terjadi bersamaan dengan penghentian sementara penerbangan Singapore Airlines ke Dubai hingga Agustus 2026, yang mendorong maskapai tersebut untuk meningkatkan kapasitas di rute-rute Eropa. Secara keseluruhan, maskapai mencatat kenaikan signifikan dalam permintaan perjalanan ke Eropa dengan peningkatan load factor mencapai 93,5 persen pada periode terakhir.
Dengan penambahan penerbangan harian ke Manchester mulai Juli dan perluasan layanan ke London Gatwick, Milan, dan Munich pada Oktober, Singapore Airlines memperkuat posisinya sebagai salah satu penghubung utama antara Asia dan Eropa melalui hub utama di Singapura. Jadwal baru ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan fleksibilitas bagi para penumpang yang melakukan perjalanan antara kedua benua.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.




Tinggalkan Balasan