Media Kampung – Singapore Airlines telah memutuskan untuk menunda peluncuran kursi premium barunya hingga awal 2027. Kursi ini merupakan bagian dari rencana perusahaan untuk memperbarui interior armadanya dengan biaya sekitar S$1,1 miliar.
Menurut pernyataan resmi, penundaan ini disebabkan oleh masalah rantai pasokan dan sertifikasi yang mempengaruhi salah satu jenis kursi. Kursi baru ini akan dipasang pada armada Airbus A350-900 dan juga akan digunakan pada pesawat Boeing 777-9 di masa depan.
Singapore Airlines berencana untuk memperkenalkan teknologi Wi-Fi Starlink pada penerbangan jarak jauh, yang akan memungkinkan penumpang menikmati koneksi internet yang lebih cepat dan stabil. Layanan ini diharapkan dapat meningkatkan pengalaman perjalanan bagi penumpang.
Perusahaan juga mengumumkan bahwa mereka akan melanjutkan layanan Wi-Fi gratis tanpa batas untuk penumpang di kelas Suites, First Class, Business Class, serta anggota PPS Club dan KrisFlyer yang bepergian di kelas Premium Economy dan Economy.
Yeoh Phee Teik, Senior Vice President Customer Experience Singapore Airlines, menyatakan bahwa koneksi yang cepat dan tanpa hambatan telah menjadi bagian penting dari pengalaman perjalanan. Ia menambahkan bahwa Starlink akan membawa layanan mereka ke tingkat berikutnya dengan menghadirkan konektivitas generasi terbaru.
Singapore Airlines saat ini berada di peringkat 14 dalam daftar brand penerbangan terbaik dunia, dengan nilai brand yang meningkat 12% menjadi $3,95 miliar. Perusahaan terus berinvestasi dalam pengembangan layanan dan teknologi untuk meningkatkan kualitas penerbangan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan