Media Kampung – Dalam ajang Worldwide Developers Conference (WWDC) 2026 yang digelar pada 8 Juni lalu, Apple memperkenalkan pembaruan pada aplikasi Foto yang kini terintegrasi dengan teknologi Apple Intelligence. Fitur baru ini bertujuan membantu pengguna dalam menyempurnakan komposisi dan kualitas foto melalui sistem kecerdasan buatan.

Pembaruan ini difokuskan pada dua fungsi utama: penyesuaian posisi objek dan pembersihan elemen yang mengganggu pada foto. Fitur pertama, spatial reframing, memungkinkan pengguna mengatur ulang sudut pandang foto setelah gambar diambil. Dengan teknologi ini, perangkat secara otomatis menyesuaikan komposisi gambar agar subjek terlihat lebih proporsional.

Alok Deshpande, Director of Camera and Photos Software Engineering di Apple, menjelaskan fungsi fitur tersebut: “It’s like I was able to go back in time and adjust my camera in the moment I snap the photo.” Sistem ini bekerja dengan mengisi bagian yang kosong secara otomatis saat perspektif foto digeser.

Selain itu, terdapat fitur cleanup yang berfungsi untuk mendeteksi serta menghilangkan objek yang tidak diinginkan dalam foto. Sistem akan mengisi area bekas objek yang dihapus dengan tekstur yang disesuaikan dengan latar belakang asli. Apple menyebutkan bahwa fitur ini didukung oleh model gambar yang mampu bekerja secara efisien untuk menjaga kualitas resolusi foto meskipun telah melalui proses penyuntingan.

Pembaruan ini tidak hanya berlaku untuk foto terbaru, tetapi juga dapat diterapkan pada koleksi foto yang sudah tersimpan di perangkat maupun foto dari sumber lain. Apple menegaskan bahwa seluruh proses penyuntingan ini dilakukan dengan mengutamakan privasi pengguna, baik melalui pemrosesan langsung di perangkat (on-device) maupun melalui private cloud compute. Langkah ini memastikan data foto tetap tersimpan dengan aman tanpa akses dari pihak luar.

Fitur-fitur ini nantinya akan tersedia secara bertahap bagi pengguna umum mulai musim gugur mendatang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.