Media KampungDiscord kini telah menghadirkan fitur privasi yang sangat dibutuhkan dengan menerapkan enkripsi end-to-end (E2EE) untuk hampir seluruh panggilan suara dan video di platformnya. Perubahan ini otomatis berlaku tanpa perlu pengaturan tambahan bagi pengguna, kecuali untuk panggilan yang berlangsung di channel panggung server.

Meski banyak yang mengira Discord sudah menggunakan enkripsi end-to-end sejak lama, kenyataannya fitur tersebut baru mulai diuji coba pada 2023. Pada tahun 2024, Discord memperkenalkan DAVE, protokol enkripsi khusus buatan mereka, yang kemudian disebarluaskan ke berbagai platform mulai dari desktop, mobile, browser, hingga konsol game pada awal 2026.

Mark Smith, Wakil Presiden Teknologi Discord, menjelaskan bahwa pengembangan DAVE membutuhkan waktu bertahun-tahun karena kompleksitas platform yang memungkinkan berbagai perangkat seperti laptop, ponsel, PlayStation, Xbox, dan browser dapat berkomunikasi secara bersamaan dengan kualitas tinggi dan latensi rendah. Menurut Smith, implementasi E2EE Discord ini merupakan salah satu yang paling beragam secara platform di internet.

Implementasi enkripsi ini menjadi langkah penting bagi Discord untuk memperkuat privasi penggunanya, terutama setelah platform tersebut menghadapi kritik terkait rencana verifikasi usia yang kontroversial dan insiden kebocoran data pribadi sekitar 70.000 pengguna pada tahun sebelumnya. Meski peluncuran verifikasi usia global ditunda, Discord sudah menjalankan kebijakan tersebut di Inggris sesuai hukum setempat.

Dengan selesainya migrasi protokol DAVE ke seluruh platform pada Maret 2026, kini setiap panggilan suara dan video di Discord, baik di pesan langsung, grup, maupun saluran suara biasa, terlindungi oleh enkripsi end-to-end secara default. Fitur ini memastikan komunikasi pengguna tetap aman dan privat, menegaskan komitmen Discord dalam menjaga keamanan data di tengah beragam tantangan yang dihadapi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.