Media Kampung – Nama Syahran Dezencly belakangan ini menjadi sorotan publik setelah mengumumkan hubungan asmaranya dengan Julia Prastini, yang akrab disapa Jule. Keputusan tersebut langsung menuai beragam reaksi dari warganet, terutama yang mengingat kontroversi masa lalu Jule di media sosial. Banyak netizen yang memberikan peringatan kepada Syahran, namun ia memilih untuk tidak ambil pusing.
Melalui unggahan di Insta Story, Syahran memberikan tanggapan Syahran Dezencly terkait komentar netizen usai pacari Jule. Ia menegaskan bahwa keputusannya untuk menjalin hubungan dengan Jule sudah melalui pertimbangan matang. "Saya menghargai kekhawatiran kalian. Tapi tolong beri saya ruang untuk menjalani dan belajar dari pilihan ini. Jule memang punya masa lalu yang salah. Tapi saya memilih untuk melihat apa yang dia usahakan sekarang," ujar Syahran.
Dalam pernyataannya, Syahran juga meminta warganet untuk memberikan ruang bagi dirinya dan Jule untuk menjalani hubungan mereka. "Sumpah, saya siap dengan segala konsekuensinya. Saya sangat mengerti sudut pandang kalian. Tapi saya lebih tahu apa yang sebenarnya terjadi," imbuhnya. Ia tampak berusaha menenangkan kekhawatiran publik sambil tetap mempertahankan pilihannya.
Kontroversi yang melatarbelakangi peringatan netizen tak lepas dari masa lalu Jule yang sempat menjadi perbincangan hangat. Jule diketahui pernah terlibat dalam perselingkuhan saat masih berstatus sebagai istri dari Na Daehoon. Selain itu, hubungan Syahran dan Jule mulai go public setelah mereka mengunggah momen makan malam bersama di Instagram pada 15 Juni 2026. Momen itu diunggah Jule di tengah rumor dirinya hamil anak keempat dari Safrie Ramadhan. Kabar kehamilan tersebut mencuat setelah keduanya diduga tinggal bareng di sebuah apartemen.
Meski berbagai komentar peringatan terus berdatangan, Syahran tetap pada pendiriannya. Ia mengaku memahami sudut pandang warganet, namun lebih memercayai penilaiannya sendiri terhadap Jule. Hingga saat ini, pasangan tersebut masih aktif membagikan momen kebersamaan mereka di media sosial, tanpa menghiraukan tekanan publik.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.




Tinggalkan Balasan