Media Kampung – Aktor senior Fahmi Bo menunjukkan tanda-tanda pemulihan kesehatan dan sekaligus meluncurkan usaha kuliner bersama istri Nita Anita, menonjolkan Acar Buntut Sapi sebagai menu andalan.
Setelah menjalani perawatan intensif akibat komplikasi pada kaki, Fahmi Bo dilaporkan mengalami perbaikan signifikan pada akhir April 2026, meski masih menggunakan kursi roda untuk mobilitas dasar.
Karena keterbatasan fisik, pasangan ini memilih model bisnis yang dapat dijalankan dari rumah, menghindari beban operasional restoran konvensional yang menuntut kehadiran fisik terus-menerus.
Usaha tersebut diberi nama “Fahmi Bo Icip Icip” dan berfokus pada empat menu utama, dengan Acar Buntut Sapi menjadi pilihan pertama karena proses memasaknya relatif sederhana namun tetap mengedepankan cita rasa tradisional.
Nita Anita menjelaskan bahwa resep Acar Buntut Sapi merupakan warisan keluarga yang sudah dipraktekkan sejak anak-anak mereka masih kecil, sehingga rasa dan teknik penyajiannya sudah teruji lama.
Selain Acar Buntut Sapi, warung tersebut juga menawarkan sop iga sapi, pindang bandeng Betawi, risoles ragout, dan kentang Mustofa untuk menambah variasi bagi pelanggan.
Fahmi Bo menyatakan, “Saya masih terbatas di tempat tidur dan kursi roda, jadi memilih usaha yang tidak memaksa saya keluar rumah adalah keputusan yang paling bijak,” menegaskan komitmennya untuk tetap berkontribusi meski kondisi belum pulih sepenuhnya.
Nita menambahkan, “Kami hanya menyiapkan empat menu agar istri saya tidak terlalu lelah, sehingga ia dapat fokus pada perawatan saya sekaligus tetap menghidangkan makanan yang enak,” menekankan pentingnya keseimbangan antara bisnis dan perawatan.
Usaha kuliner ini baru beroperasi selama lima hari pada saat peliputan, namun sudah menerima pesanan baik secara langsung maupun melalui aplikasi pesan daring, menunjukkan antusiasme pasar yang cukup tinggi.
Fahmi Bo berharap dapat menarik perhatian selebriti lain, khususnya Raffi Ahmad, dengan mengatakan, “Saya sudah menghubungi tim Raffi, semoga beliau dapat mampir mencicipi menu kami,” mengindikasikan strategi pemasaran melalui kolaborasi publik.
Ia juga mengundang rekan-rekan sesama artis yang pernah berkolaborasi dalam produksi televisi untuk datang dan mencoba masakan, menambah nilai sosial dan jaringan promosi usaha.
Meski masih dalam tahap awal, tim mencatat bahwa semua pesanan yang masuk terlayani dengan baik, dan umpan balik pelanggan menyoroti rasa otentik serta kebersihan produk.
Fahmi Bo menegaskan bahwa kesehatan pribadi tetap menjadi prioritas utama, sementara usaha kuliner ini menjadi sarana untuk tetap produktif dan mengembalikan rasa percaya diri di depan publik.
Dengan kondisi kesehatan yang terus membaik dan dukungan istri serta para penggemar, bisnis kuliner keluarga ini diharapkan dapat berkembang menjadi sumber pendapatan yang stabil dan memperluas jangkauan pasar di wilayah Jabodetabek.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan