Media Kampung – 5.426 jamaah Haji Aceh siap berangkat ke Tanah Suci pada pekan depan, menandai kesiapan massal umat Muslim Aceh setelah masa persiapan intensif.
Jumlah jamaah ini akan berangkat melalui Bandara Sultan Iskandar Muda, dengan jadwal keberangkatan yang telah ditetapkan pada 10 Mei 2026.
Pengurus PWNU menegaskan bahwa bekal ilmu agama menjadi prioritas utama, mengingat pentingnya pemahaman ritual haji yang benar.
Selain itu, PWNU menginstruksikan seluruh peserta untuk menjalani pemeriksaan kesehatan lengkap, termasuk tes COVID-19 dan vaksinasi meningitis.
Kesiapan mental juga ditekankan melalui pelatihan motivasi dan konseling, agar jamaah dapat menghadapi tantangan fisik dan emosional selama ibadah.
Logistik perjalanan meliputi penyediaan transportasi darat, akomodasi di Makkah dan Madinah, serta koordinasi dengan otoritas Saudi untuk visa dan tiket.
Pemerintah Provinsi Aceh berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan untuk menyediakan tim medis keliling, sekaligus menyiapkan fasilitas karantina bila diperlukan.
“Kami menekankan bahwa ilmu, kesehatan, dan kesiapan mental adalah tiga pilar utama yang tidak boleh diabaikan,” ujar Ketua PWNU Aceh, H. Ahmad Zaini, dalam rapat pers persiapan haji.
Saat ini, semua persiapan telah selesai, dan jamaah dinyatakan siap berangkat, menunggu instruksi akhir dari otoritas terkait.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Leave a Reply