Media KampungHalal Bihalal PCNU Malang menjadi momen penting untuk meneguhkan kembali kebersamaan serta memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat kota.

Acara tersebut diselenggarakan pada tanggal 20 April 2024 di Balai Kota Malang, dengan koordinasi penuh antara Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan tokoh masyarakat setempat.

Tujuan utama halal bihalal adalah menyediakan ruang bagi umat Islam untuk saling memaafkan, menyelesaikan perselisihan, dan memperbaharui ikatan persaudaraan yang sempat teruji.

Ribuan peserta, termasuk ulama, aktivis sosial, serta keluarga besar komunitas, hadir secara serentak, menandakan antusiasme luas terhadap upaya rekonsiliasi.

Rangkaian acara meliputi shalat Idul Fitri berjamaah, tausiyah singkat, serta santap bersama yang menampilkan hidangan tradisional khas Jawa Timur.

Seorang pengurus PCNU mengatakan, “Kita harus terus memperkuat ukhuwah melalui halal bihalal agar masyarakat tetap bersatu dalam keberagaman.”

Kegiatan ini juga menjadi titik balik penting setelah masa sulit pandemi, karena memperkuat jaringan sosial yang selama itu terfragmentasi.

Pemerintah Kota Malang memberikan dukungan logistik serta mengeluarkan pernyataan resmi yang menekankan pentingnya pertemuan lintas komunitas untuk menjaga stabilitas sosial.

PCNU menegaskan komitmen melanjutkan tradisi ini setiap tahun, dengan rencana memperluas program edukasi toleransi dan dialog antaragama.

Hingga kini, suasana di Malang tetap kondusif, dan persiapan tengah dilakukan untuk pertemuan selanjutnya yang dijadwalkan pada akhir tahun mendatang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.