Media Kampung – Stasiun Mojokerto mengalami lonjakan jumlah penumpang selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus yang berlangsung dari 13 hingga 17 Mei 2026. Ribuan penumpang kereta api jarak jauh memadati stasiun ini untuk berangkat maupun kembali dari berbagai tujuan.

Lonjakan penumpang ini terjadi seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan waktu libur nasional untuk bepergian. Stasiun Mojokerto menjadi salah satu titik keberangkatan dan kedatangan utama bagi penumpang yang memilih moda transportasi kereta api. Pihak stasiun telah mencatat jumlah penumpang yang signifikan selama masa angkutan libur tersebut.

Para petugas di Stasiun Mojokerto berupaya mengatur arus penumpang agar tetap tertib dan aman. Penumpang terlihat antusias dengan pelayanan yang diberikan, meskipun kondisi stasiun cukup padat. Tidak ada laporan gangguan berarti selama masa angkutan libur panjang ini.

Fenomena meningkatnya penumpang di Stasiun Mojokerto menunjukkan peran strategis stasiun ini dalam menghubungkan berbagai daerah di Jawa Timur dan sekitarnya. Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus dimanfaatkan masyarakat untuk pulang kampung, berwisata, atau melakukan aktivitas lain di luar kota.

Perkembangan terakhir menunjukkan bahwa arus balik penumpang juga berlangsung lancar, dengan jumlah penumpang yang kembali ke kota asalnya terus bertambah hingga akhir masa liburan. Pihak stasiun terus memantau situasi untuk memastikan kelancaran perjalanan penumpang hingga libur berakhir.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.