Media Kampung – Puluhan Bhikkhu Thudong dari berbagai daerah menyempatkan singgah di Kota Mojokerto sebagai bagian dari rangkaian Indonesia Walk for Peace 2026. Kegiatan ini bertujuan menyebarkan pesan toleransi dan perdamaian menjelang perayaan Waisak tahun 2026.

Rombongan Bhikkhu Thudong berjalan kaki melintasi sejumlah wilayah di Indonesia dengan tujuan mempererat persatuan antarumat beragama melalui pesan damai. Mojokerto dipilih sebagai salah satu titik persinggahan untuk memberikan kesempatan bagi warga setempat berinteraksi langsung dan menerima nilai-nilai toleransi yang dibawa para Bhikkhu.

Kegiatan ini juga menandai persiapan menuju peringatan Waisak 2026 yang menjadi momentum penting bagi komunitas Buddhis di Indonesia. Kehadiran para Bhikkhu di Mojokerto mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan berbagai elemen lokal yang mendukung semangat kerukunan antarumat beragama.

Pesan utama yang disebarkan adalah pentingnya menjaga kedamaian dan saling menghormati perbedaan sebagai kekuatan bangsa. Para Bhikkhu juga mengajak semua pihak untuk berpartisipasi aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis, terutama menjelang perayaan keagamaan besar seperti Waisak.

Indonesia Walk for Peace 2026 merupakan inisiatif yang menggabungkan nilai spiritual dan sosial guna memperkuat semangat kebersamaan di tengah keberagaman. Dengan singgahnya rombongan Bhikkhu di Mojokerto, diharapkan pesan toleransi ini dapat menyebar lebih luas dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas.

Ke depan, para Bhikkhu akan melanjutkan perjalanan mereka ke kota-kota lain sebagai bagian dari rangkaian kegiatan yang mendukung perdamaian dan persatuan nasional. Kesempatan berinteraksi dengan masyarakat lokal di Mojokerto menjadi bukti nyata bahwa pesan perdamaian dapat diterima dengan baik oleh berbagai kalangan di Indonesia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.