Media Kampung, Solo – Populasi rusa yang dipelihara di Taman Sriwedari, Solo, mengalami peningkatan signifikan sehingga menimbulkan risiko lepasnya hewan tersebut ke jalan raya. Kondisi ini menjadi perhatian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Solo yang tengah memperketat pengawasan dan pengelolaan kandang rusa untuk menghindari kejadian serupa.
Insiden Rusa Lepas di Jalan Bhayangkara
<pPada awal September 2026, video viral di media sosial menunjukkan seekor rusa jantan peliharaan Disbudpar yang lepas dan berkeliaran di Jalan Bhayangkara, Solo. Kepala Disbudpar Kota Solo, Maretha Dinar Cahyono, mengonfirmasi kejadian tersebut dan menyatakan bahwa populasi rusa di Sriwedari memang melonjak dalam beberapa waktu terakhir.
Faktor Penyebab dan Edukasi Pengelolaan Populasi
Menurut Maretha, rusa jantan yang lepas biasanya merupakan indikasi bahwa populasi rusa sudah melebihi kapasitas ideal. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) telah memberikan edukasi kepada Disbudpar terkait pengelolaan populasi dan pentingnya memperhatikan komposisi rusa jantan dalam satu koloni. Rusa jantan yang kalah dalam persaingan dengan rusa jantan lain bisa saja keluar dari kelompoknya, meningkatkan risiko lepas ke area publik.
Upaya Pengelolaan dan Penataan Kandang
Disbudpar Kota Solo mengambil langkah memperketat pengawasan akses keluar-masuk Taman Sriwedari, termasuk menutup sejumlah titik yang memungkinkan rusa keluar ke jalan. Selain itu, pihak terkait tengah menunggu konsep pembangunan kandang khusus yang akan dikoordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Solo. Kondisi kandang lama yang rusak juga menjadi salah satu alasan perlunya pembangunan kandang baru yang lebih aman.
Pengurangan Populasi dan Relokasi
Saat ini, Disbudpar memelihara sekitar 25 ekor rusa di Taman Sriwedari. Sebelumnya, sembilan ekor telah dipindahkan ke Taman Balekambang sebagai upaya pengelolaan populasi setelah ditemukan kasus rusa memakan sampah plastik. Disbudpar tidak menutup kemungkinan untuk melakukan pengurangan populasi kembali sesuai hasil evaluasi pengelolaan satwa.
Pentingnya Pengelolaan Populasi Satwa di Ruang Publik
Pengelolaan populasi rusa yang tepat sangat penting untuk menjaga keselamatan hewan dan masyarakat sekitar. Kandang yang aman dan pengawasan yang ketat dapat mengurangi risiko rusa berkeliaran di jalan raya, yang dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas dan gangguan lainnya.
Dengan langkah-langkah ini, Disbudpar berharap Taman Sriwedari dapat tetap menjadi ruang hijau yang aman dan nyaman bagi satwa serta pengunjung.












Tinggalkan Balasan