Media Kampung – Mataram menargetkan predikat terbaik dalam Program Kabupaten/Kota Pangan Aman (KKPA) 2026 berkat sinergi lintas sektor yang kuat, menurut pernyataan Kepala BBPOM Mataram Yogi Abaso.

Pernyataan itu disampaikan pada rapat koordinasi bersama Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Mataram pada Selasa, 5 Mei 2024, di kantor BBPOM setempat.

Yogi menegaskan bahwa keterlibatan aktif seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bukan sekadar formalitas, melainkan cerminan komitmen nyata dalam menjamin keamanan pangan bagi masyarakat.

Ia menambahkan, “Dengan sinergi yang kuat, kami optimistis Kota Mataram dapat meraih predikat terbaik Kabupaten/Kota Pangan Aman tahun 2026.”

DKP sebagai leading sector ditugaskan memastikan pengisian tools penilaian mandiri KKPA secara komprehensif, berbasis data akurat, dan mencerminkan capaian riil di lapangan.

Sudirman, Kepala DKP Kota Mataram, menegaskan kesiapan pihaknya untuk mengoordinasikan seluruh OPD dan menambah kolaborasi lintas sektor.

Ia menuturkan, “Kami berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor dan memastikan setiap indikator dapat dipenuhi secara optimal sebagai bentuk tanggung jawab dalam melindungi masyarakat.”

BBPOM Mataram menegaskan perannya tidak hanya sebagai pengawas, melainkan juga motor penggerak dalam membangun sistem pangan yang aman, berkualitas, dan berdaya saing tinggi.

Selain fokus pada KKPA, BBPOM juga mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi bagian agenda Badan Gizi Nasional.

Program MBG dipandang strategis untuk menyiapkan generasi emas Indonesia 2045 melalui penguatan aspek keamanan dan mutu pangan.

Pendampingan berkelanjutan difokuskan pada lokasi intervensi seperti Pasar Perumnas, yang telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam standar kebersihan dan keamanan makanan.

Kelurahan Ampenan Selatan juga menjadi titik fokus, dengan pencapaian indikator kebersihan pasar yang meningkat berkat pengawasan intensif BBPOM.

Sebagai langkah memperdalam sinergi, tim DKP meninjau langsung laboratorium BBPOM Mataram untuk mempelajari proses pengujian pangan berbasis ilmiah.

Visi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman teknis OPD dan memperkuat kolaborasi pengawasan di tingkat daerah.

BBPOM menekankan pentingnya data ilmiah dalam penetapan standar, sehingga setiap produk makanan yang beredar dapat terjamin keamanannya.

Proses penilaian mandiri KKPA diperkirakan selesai pada pertengahan tahun 2025, menjelang evaluasi akhir oleh Kementerian Pertanian.

Jika semua indikator terpenuhi, Mataram akan diumumkan sebagai Kota Pangan Aman Terbaik pada tahun 2026.

Hingga saat ini, semua OPD melaporkan kesiapan administratif dan teknis, serta telah mengirimkan laporan awal kepada BBPOM.

Pengembangan sinergi lintas sektor ini diharapkan menjadi model bagi daerah lain dalam upaya meningkatkan keamanan pangan secara berkelanjutan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.