Media Kampung – Lomba Menggambar CBP Rupiah Championship yang digelar pada Sabtu, 16 Mei 2026 di Jember menjadi ajang kreativitas sekaligus edukasi bagi pelajar sekolah dasar. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Bank Indonesia Jember dan LPP RRI Jember yang bertujuan menanamkan rasa cinta terhadap rupiah sejak dini.
Acara tersebut diikuti oleh sejumlah siswa SD di Jember dengan berbagai karya gambar yang menggambarkan kecintaan mereka terhadap mata uang nasional. Kepala LPP RRI Jember, Anak Agung Gede Ngurah, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara LPP RRI dan Bank Indonesia Jember. Ia menilai kolaborasi ini sebagai upaya nyata dalam memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Ngurah menegaskan bahwa RRI sebagai lembaga penyiaran publik memiliki tugas menyajikan informasi yang seimbang dan edukatif, sekaligus mengangkat budaya lokal dalam program-programnya. Ia menyebutkan, “Kerja sama ini merupakan wujud sinergi dan kolaborasi. RRI memiliki tanggung jawab memberikan layanan informasi yang berimbang, mendidik, mencerdaskan, serta menyajikan hiburan dengan konten budaya lokal.”
Di sisi lain, Bank Indonesia Jember memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi, pengendalian inflasi, penguatan ekonomi daerah, dan mendorong transformasi digital. Dalam kesempatan itu, Ngurah juga menyinggung prestasi rupiah Indonesia di kancah internasional. Ia menyebut pecahan uang Rp50 ribu pernah menerima penghargaan dunia dan menempati posisi terbaik kedua, sebuah prestasi yang membanggakan.
Kegiatan lomba menggambar ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana menyalurkan kreativitas, tetapi juga meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai pentingnya menghargai rupiah sebagai simbol identitas bangsa. “Melalui kegiatan ini diharapkan adik-adik, khususnya siswa SD di Jember, semakin kreatif dan tumbuh rasa cinta terhadap rupiah sejak dini,” ujar Ngurah.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran dan kecintaan generasi muda terhadap rupiah, sekaligus mempererat sinergi antara lembaga penyiaran publik dan institusi keuangan daerah. Dengan dukungan kedua pihak, diharapkan nilai edukasi dan patriotisme terhadap mata uang nasional dapat terus tumbuh dan berkembang di kalangan anak-anak.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan