Media Kampung – Tiga warga di Blitar terseret arus Sungai Brantas saat proses flushing bendungan di PLTA Jegu. Dari kejadian tersebut, dua orang berhasil diselamatkan sementara satu lainnya masih dalam pencarian tim SAR.
Kronologi kejadian bermula ketika kegiatan flushing bendungan dilakukan di PLTA Jegu, Blitar. Arus sungai yang meningkat secara tiba-tiba membuat tiga warga yang berada di lokasi terseret arus deras Sungai Brantas. Kondisi ini berubah menjadi situasi darurat karena satu dari korban belum ditemukan hingga saat ini.
Evakuasi segera dilakukan oleh tim SAR dan aparat setempat dengan berupaya mencari korban yang masih hilang. Sementara dua korban lainnya berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat meski mengalami beberapa luka ringan. Petugas terus melakukan pencarian dengan optimis berharap korban dapat ditemukan dengan selamat.
Flushing bendungan adalah proses pelepasan air dalam jumlah besar untuk membersihkan endapan di bendungan. Namun, aktivitas ini berisiko tinggi terutama bagi warga yang berada di sekitar aliran sungai, seperti yang terjadi di Sungai Brantas.
Hingga berita ini ditulis, tim penyelamat masih fokus melakukan pencarian korban yang belum ditemukan. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk menjauhi lokasi sungai saat flushing berlangsung demi menjaga keselamatan bersama.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan