Media Kampung, Bantul – Seorang pria tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di gubuk pinggir Pantai Pandansimo, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul, pada Senin malam, 5 Oktober 2026. Menurut Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, identitas jenazah hingga saat ini belum diketahui.
Rita menjelaskan bahwa di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. “Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan maupun luka pada tubuh korban,” ujarnya.
Pria tersebut diketahui tinggal seorang diri di gubuk tersebut. Ia dirawat oleh seorang perempuan yang rumahnya berada tidak jauh dari lokasi. Pada sore hari sebelum ditemukan, perempuan tersebut masih memberikan makan kepada pria tersebut, tetapi ia menolak.
Sekitar pukul 17.30 WIB, korban masih diketahui hidup saat akan diberi makan, namun menolak untuk makan. Sekitar pukul 18.00 WIB, korban tidak merespons saat dipanggil dan tidak dapat dibangunkan. Perempuan tersebut kemudian meminta bantuan orang yang berada di sekitar untuk mengecek kondisi korban. Setelah diketahui korban sudah tidak bernyawa, warga setempat meminta bantuan petugas untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan.
Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Yogyakarta untuk pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut. Rita menambahkan, pria tersebut diduga meninggal dunia karena faktor usia. Polisi juga telah melakukan pemeriksaan identifikasi menggunakan iris mata dan sidik jari, namun hingga saat ini belum ditemukan data identitas yang sesuai dengan jenazah tersebut.
Berdasarkan keterangan dari orang yang mengetahui keberadaan korban, pria tersebut tidak memiliki keluarga dan awalnya berada di kawasan Pantai Pandansimo untuk mencari barang bekas atau rosok. Karena tidak memiliki tempat tinggal, ia kemudian tinggal di gubuk tersebut seorang diri.













