BANYUWANGI — Kepemimpinan baru resmi hadir di Polresta Banyuwangi. Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan kini mengemban amanah sebagai Kapolresta Banyuwangi dengan membawa pendekatan kolaboratif serta penekanan pada pelestarian budaya lokal.

Perwira lulusan Akademi Kepolisian tahun 2001 ini dikenal memiliki karakter religius, tegas, dan menaruh perhatian besar terhadap nilai-nilai kebudayaan. Penugasannya di Banyuwangi dinilai sejalan dengan minat dan prinsip kepemimpinannya.

Dalam dua pekan awal bertugas, Rofiq aktif mempelajari karakter masyarakat Banyuwangi yang dikenal sebagai daerah dengan identitas budaya kuat serta kehidupan sosial dan keagamaan yang terjaga.

“Banyuwangi memiliki potensi budaya yang luar biasa. Dari pengamatan awal saya, masyarakatnya punya etos kuat untuk menjaga nama baik daerah,” ujar Rofiq.

Ia menilai budaya bukan sekadar simbol atau tradisi, melainkan hasil dari cipta, karya, dan karsa manusia yang membentuk karakter sosial masyarakat. Nilai-nilai budaya yang baik, menurutnya, perlu terus dirawat dan diwariskan, sementara yang belum sejalan dapat diarahkan agar selaras dengan perkembangan zaman.

Dengan kekayaan budaya tersebut, Rofiq memandang Banyuwangi layak menjadi contoh daerah yang mampu memadukan pelestarian budaya dengan penguatan keamanan berbasis kearifan lokal.

Lebih jauh, Rofiq menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat kepolisian. Peran aktif masyarakat menjadi faktor kunci terciptanya situasi yang kondusif.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Banyuwangi untuk bersama-sama menjaga daerah ini. Polisi tidak mungkin bekerja sendiri,” tegasnya.

Ia berharap warga mampu menjadi “polisi bagi dirinya sendiri”, yakni dengan menjaga perilaku, menaati aturan, serta mendukung upaya-upaya kepolisian. Sinergi antara aparat dan masyarakat tersebut diharapkan dapat mewujudkan keamanan, ketertiban, keadilan, kemanfaatan, serta kepastian hukum secara berkelanjutan.