Media Kampung – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Al Muzzammil Yusuf, mendesak pemerintah dan seluruh komponen bangsa untuk lebih proaktif dalam membela Palestina, terutama di tengah genosida yang dilakukan oleh Israel. Dalam pidato politiknya pada acara Bimteknas PKS 2026 di Jakarta Barat, ia menekankan bahwa dukungan terhadap Palestina adalah amanat konstitusi, kemanusiaan, dan nilai-nilai keagamaan.
Seruan untuk Tindakan
Al Muzzammil menyatakan, “Palestina bukan saja amanat konstitusi kita, bukan saja amanat kemanusiaan, dan juga dia adalah amanat keagamaan kita.” Ia menggarisbawahi pentingnya perhatian masyarakat Indonesia terhadap penderitaan rakyat Palestina dan meminta agar pemerintah serta parlemen mengambil peran aktif dalam membela mereka.
Ajak Kader untuk Mendukung
Ia juga mengajak seluruh kader PKS untuk terus menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina, baik melalui kegiatan di parlemen maupun di tengah masyarakat. “Dari gedung parlemen hingga pelosok negeri. Jadikan pembelaan terhadap Palestina tetap menyala hingga Palestina merdeka,” ujarnya.
Gerakan Syiar 5D
Al Muzzammil memperkenalkan gerakan dukungan yang disebutnya sebagai syiar 5D, yang mencakup doa, dakwah, dana, diplomasi, dan digital. “Dan kita suarakan syiar 5D bagi Palestina, yaitu doa, dakwah, dana, diplomasi, dan digital,” jelasnya sambil menutup seruannya dengan teriakan slogan “Free, free Palestine” di hadapan peserta Bimteknas PKS 2026.













