Media Kampung – Kemacetan panjang terjadi di ruas Jalan Lintas Nasional Sitinjau Lauik, Selasa (30/6/2026). Arus lalu lintas di jalur penghubung Kota Padang dan Solok itu tersendat selama beberapa jam, membuat kendaraan terjebak antrean mencapai sekitar delapan kilometer dari kedua arah.

Kasat Lantas Polres Solok, Iptu Rido, mengatakan kemacetan dipicu empat unit truk yang mengalami kerusakan di sejumlah titik di kawasan Sitinjau Lauik. Hingga pagi ini, baru satu kendaraan yang berhasil dievakuasi.

“Dari tiga truk yang masih berada di lokasi, dua unit mengalami patah gardan, sedangkan satu unit masuk ke dalam parit. Sehingga bagian belakang truk masih memakan bahu jalan. Itu sekitar Panorama II,” kata Rido dalam keterangannya.

Selain kendaraan yang mogok, arus lalu lintas juga terganggu akibat tumpukan material tanah sisa pekerjaan pembangunan flyover Sitinjau Lauik yang masih menutupi sebagian badan jalan. Kondisi tersebut membuat petugas harus memberlakukan sistem buka tutup selama proses pembersihan berlangsung.

Padatnya volume kendaraan pada pagi hari memperburuk situasi. Dari arah Solok menuju Padang, antrean kendaraan membentang mulai dari kawasan Tanjakan Tunggua hingga Pos Timbangan Lubuk Selasih. Sementara dari arah Padang menuju Solok, kemacetan mengular dari Tanjakan Tunggua hingga kawasan Lubuk Paraku.

Rido mengatakan, pihak kepolisian masih terus melakukan pengaturan arus lalu lintas sambil mempercepat proses evakuasi kendaraan yang rusak dan pembersihan material di badan jalan. “Kami masih melakukan pengaturan arus lalu lintas dengan sistem buka tutup, sambil menunggu proses evakuasi seluruh truk yang mengalami kerusakan, serta pembersihan material di badan jalan selesai,” tuturnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.