Media Kampung – Dalam rangka memperingati HUT ke-499 Jakarta, PAM JAYA menyelenggarakan acara Jakarta Water Hero (JWH) 2026 di Halaman Balaikota DKI Jakarta pada Jumat, 26 Juni 2026. Acara ini menjadi momentum pemberian apresiasi kepada pelanggan, komunitas, dunia usaha, dan instansi pemerintah yang berkontribusi dalam mendukung penggunaan air perpipaan serta implementasi Zona Bebas Air Tanah (ZOBAT).

Pada kesempatan tersebut, Gubernur DKI Jakarta bersama PAM JAYA menerima penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori “Penyambungan Pipa Air Minum kepada Pelanggan Terbanyak dalam Waktu Satu Tahun”. Rekor ini diraih berkat penambahan 206.537 Sambungan Rumah sepanjang tahun 2025, yang menjadi bukti percepatan perluasan layanan air minum perpipaan di Jakarta.

Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, menyatakan bahwa JWH merupakan ajang apresiasi sekaligus dorongan untuk memperluas penggunaan air perpipaan sebagai sumber air utama masyarakat. Saat ini, layanan PAM JAYA telah menjangkau sekitar 82 persen warga Jakarta atau setara 8,9 juta jiwa, didukung jaringan perpipaan sepanjang lebih dari 13.000 kilometer yang terus diperluas hingga 2029.

Penghargaan JWH 2026 diberikan dalam berbagai kategori, antara lain pelanggan korporasi, pelanggan reguler rumah tangga, eksternal stakeholder, komunitas perempuan, serta instansi pemerintah pusat dan daerah. Sepuluh korporasi penerima penghargaan antara lain RSAB Harapan Kita, Rumah Sakit Sint Carolus, PT Pertamina Trans Kontinental, Thamrin Nine, Rusunawa Rawa Bebek, Canisius College, PT Ruang Maha Karya, PT Khong Guan Biscuit, Mahaka Square, dan Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno.

PAM JAYA juga memberikan apresiasi kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi DKI Jakarta atas pendampingan dalam penguatan tata kelola perusahaan. Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam mendukung transformasi perusahaan menuju layanan yang lebih akuntabel dan profesional.

Melalui JWH 2026, PAM JAYA berharap semakin banyak pihak terdorong untuk berpartisipasi dalam mendukung penggunaan air perpipaan dan pelestarian sumber air, guna mewujudkan target 100 persen cakupan layanan air minum perpipaan di Jakarta pada 2029.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.