Media Kampung – Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) mengumumkan kriteria kelulusan untuk jabatan Manajer Koperasi Desa Merah Putih 2026, menekankan nilai ambang dan peringkat tertinggi sebagai syarat utama.

Tes kompetensi dilaksanakan secara Computer Assisted Test (CAT) pada 5–14 Mei 2026, sebagaimana dikutip dalam pernyataan resmi: “Seleksi Kompetensi Manajer Kopdes Merah Putih digelar pada 5–14 Mei 2026.”

Peserta harus melewati tiga tahapan utama: seleksi administrasi, seleksi kompetensi, dan seleksi kompetensi tambahan, serta tes kesehatan dan tes mental ideologi yang wajib.

Pada tahap kompetensi, ujian terbagi menjadi Tes Potensi Kognitif dan Tes Manajemen Koperasi; Tes Potensi Kognitif mencakup enam sub‑tes meliputi bahasa, hitungan, pengetahuan umum, pola gambar, abstraksi ruang, dan penentuan bentuk.

Durasi Tes Potensi Kognitif sekitar 50 menit dengan nilai ambang batas 110, dan nilai di atas ambang tersebut wajib dicapai tiga kali sesuai jumlah formasi yang tersedia.

Tes Manajemen Koperasi terdiri dari 20 soal, masing‑masing bernilai 5 poin untuk jawaban benar dan 0 poin untuk jawaban salah atau kosong, sehingga total maksimum mencapai 100 poin.

Kelulusan ditentukan pertama kali oleh pencapaian nilai ambang Tes Potensi Kognitif, kemudian jika terdapat nilai yang sama, peserta dengan skor Tes Manajemen Koperasi lebih tinggi akan diprioritaskan.

Jika masih terjadi kebuntuan, penilaian beralih ke IPK akademik; peserta dengan Indeks Prestasi Kumulatif lebih tinggi akan memperoleh kesempatan lebih besar.

Apabila IPK juga sejajar, usia menjadi faktor penentu, di mana calon dengan usia lebih tua diberikan prioritas, sesuai kebijakan Panselnas.

Dalam situasi di mana semua kriteria di atas masih menghasilkan ikatan nilai, seluruh kandidat yang berada pada batas tiga kali jumlah formasi tetap berhak mengikuti seleksi berikutnya.

Setiap tahapan bersifat menggugurkan, artinya nilai yang tidak memenuhi ambang atau peringkat di luar batas otomatis mengeluarkan peserta dari proses.

Pengumuman hasil Seleksi Kompetensi dijadwalkan pada 17–19 Mei 2026 melalui laman resmi phtc.panselnas.go.id, sehingga pelamar dapat memeriksa status secara online.

Kriteria ini dirancang untuk memastikan manajer koperasi memiliki kapasitas mengelola dana, aset, serta anggota secara efektif, mendukung tujuan ekonomi desa yang berkelanjutan.

Dengan standar yang ketat, diharapkan lulusan seleksi akan mampu memperkuat peran koperasi desa Merah Putih dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat wilayah Jawa Tengah.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.