Media Kampung – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Afirmasi Universitas Muhammadiyah Jember mengadakan istighosah bersama siswa, orang tua, dan guru di TK Pertiwi Prasi, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo pada Jumat 12 April 2026.
Kegiatan ini melibatkan lebih dari seratus peserta, termasuk anak usia dini, guru kelas, serta wali murid yang hadir secara antusias.
Tujuan utama istighosah adalah menanamkan nilai keagamaan dan kepedulian sosial sejak dini melalui pendekatan yang sederhana namun bermakna.
Mahasiswa KKN memulai acara dengan doa pembuka, diikuti pembacaan tawassul, Asmaul Husna, dan sholawat Nabi yang dibawakan secara kolektif.
Setelah rangkaian ibadah, peserta diajak berpartisipasi dalam kegiatan berbagi kotak amal yang dibagikan oleh mahasiswa kepada setiap keluarga.
Anak‑anak tampak bersemangat mengisi kotak amal dengan sumbangan kecil, sambil mendapatkan bimbingan langsung dari guru dan orang tua.
Pengalaman ini dirancang agar anak dapat memahami konsep sedekah dan berbagi secara praktis, bukan sekadar teori.
Selama sesi interaktif, mahasiswa menjelaskan pentingnya rasa syukur dan kepedulian terhadap sesama dalam kehidupan sehari‑hari.
Seorang guru TK Pertiwi Prasi, Ibu Siti Nurhidayah, menyatakan bahwa kegiatan ini memperkaya pembelajaran karakter di kelas.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang membawa nilai religius sekaligus sosial ke lingkungan sekolah kami,” ujarnya.
Wali murid juga memberikan respons positif, menekankan bahwa anak-anak menjadi lebih sadar akan pentingnya membantu sesama.
“Anak‑anak saya kini lebih memahami arti berbagi, dan itu sangat berarti bagi perkembangan moral mereka,” kata Bapak Agus Santoso, salah satu orang tua peserta.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang meneguhkan rasa kebersamaan antara sekolah, keluarga, dan mahasiswa KKN.
Mahasiswa KKN Afirmasi menilai bahwa program ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang melampaui aspek akademik.
Rizki menambahkan, “Melalui istighosah dan kotak amal, kami berhasil menyatukan nilai spiritual dan sosial dalam satu kegiatan praktis.”
Pihak Universitas Muhammadiyah Jember mendukung program ini sebagai bagian dari kurikulum KKN yang menekankan pembelajaran berbasis masyarakat.
Rektor Unmuh Jember, Prof. Dr. H. Ahmad Syarif, menyatakan bahwa kolaborasi antara mahasiswa, sekolah, dan orang tua menjadi kunci sukses program.
“Kerjasama lintas sektor memperkaya proses pembelajaran dan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan,” ujarnya.
Istighosah yang diadakan di TK Pertiwi Prasi juga menciptakan suasana khidmat, hangat, dan penuh rasa kebersamaan di antara semua peserta.
Kegiatan ini menekankan pentingnya nilai keimanan, kepedulian, dan rasa syukur sebagai fondasi karakter anak sejak usia dini.
Data kehadiran mencatat 68 siswa, 12 guru, dan 32 orang tua yang aktif berpartisipasi dalam seluruh rangkaian acara.
Setelah istighosah, mahasiswa KKN mengadakan sesi tanya‑jawab singkat untuk menjawab pertanyaan tentang nilai moral dan sosial.
Beberapa peserta menanyakan cara menumbuhkan kebiasaan berdoa dan bersyukur dalam rutinitas harian.
Mahasiswa menjawab dengan memberikan contoh sederhana, seperti mengucapkan terima kasih sebelum makan dan berdoa sebelum tidur.
Program ini juga mencakup penyerahan materi edukatif berupa buku cerita religi yang dapat dibaca bersama di rumah.
Penutup acara diwarnai dengan senyum dan rasa puas dari semua pihak yang terlibat.
Keberhasilan istighosah ini menjadi bukti bahwa pendekatan edukatif berbasis nilai keagamaan dapat meningkatkan kualitas pendidikan karakter di tingkat TK.
Ke depan, tim KKN Afirmasi berencana menyelenggarakan kegiatan serupa di beberapa sekolah dasar di Kabupaten Probolinggo.
Dengan harapan nilai keimanan, kebersamaan, dan kepedulian sosial dapat terus ditanamkan sejak usia dini, generasi mendatang diharapkan tumbuh menjadi pribadi berakhlak mulia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan