Media Kampung – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan edukasi PHBS di TK Aidelwais, Desa Sapih, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo pada Senin 21 April 2026.

Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran hidup bersih dan sehat sejak usia dini serta melibatkan peran aktif wali murid dalam mendukung kebiasaan tersebut di lingkungan keluarga.

Tim KKN menyampaikan materi dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami anak-anak, mencakup pentingnya menjaga kebersihan diri, pakaian, serta lingkungan sekitar sebagai bagian integral pola hidup sehat.

Setelah penyuluhan teori, mahasiswa mengajak peserta melakukan praktik langsung, antara lain membersihkan halaman sekolah, merapikan ruang kelas, dan membuang sampah pada tempatnya.

Selain itu, anak-anak diajarkan cara mencuci tangan yang benar menggunakan sabun, air mengalir, serta teknik menggosok selama minimal dua puluh detik.

Wali murid turut berpartisipasi, membantu mengawasi proses mencuci tangan dan memberikan contoh perilaku higienis kepada anak-anak.

Suasana terasa antusias; anak-anak mengikuti setiap arahan dengan semangat, sementara orang tua memberikan dukungan moral dan fisik selama kegiatan.

Salah satu guru TK Aidelwais, Ibu Siti Nurhaliza, menyampaikan apresiasinya, “Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk membiasakan anak hidup bersih sejak dini. Harapannya, kebiasaan ini bisa terus diterapkan di rumah.”

Mahasiswa KKN juga menyiapkan poster edukatif berisi langkah-langkah mencuci tangan yang dipajang di dinding kelas untuk memperkuat pesan visual.

Selain poster, mereka membagikan selebaran berisi tips kebersihan rumah tangga yang dapat diunduh dan dicetak oleh wali murid.

Penggunaan media visual diharapkan meningkatkan retensi informasi pada anak-anak yang berada pada tahap perkembangan kognitif awal.

Program ini merupakan bagian dari mandat pengabdian masyarakat Unmuh Jember, yang menekankan integrasi antara pembelajaran akademik dan kontribusi sosial.

Dengan melibatkan mahasiswa dari program RPL, universitas berupaya memberikan pengalaman lapangan yang relevan serta meningkatkan kualitas layanan masyarakat.

Kegiatan serupa telah dilaksanakan di beberapa TK lain di Kabupaten Probolinggo, menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam penyuluhan PHBS di tingkat pendidikan dasar.

Ke depan, tim KKN berencana memperluas jangkauan edukasi ke desa-desa tetangga, menambah modul tentang sanitasi air bersih dan pengelolaan limbah rumah tangga.

Dengan langkah ini, diharapkan generasi muda Probolinggo tumbuh menjadi warga yang lebih sadar kesehatan, disiplin, dan peduli lingkungan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.