Media Kampung – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk siswa kelas 6 SD secara serentak dimulai pada Senin, 20 April 2026, dengan fokus memastikan kesiapan ujian di sekolah-sekolah Surabaya. Berbagai langkah persiapan telah diambil oleh pihak sekolah untuk menjamin kelancaran proses evaluasi nasional.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi meluncurkan TKA secara simultan di seluruh Indonesia, menargetkan semua siswa setara kelas 6 SD pada rentang tanggal 20 hingga 23 April 2026. Ujian ini menggunakan platform berbasis komputer dengan koneksi daring untuk mengumpulkan jawaban secara real time.

SDN Ketabang 1 Surabaya melaksanakan TKA selama tiga hari, yakni 20, 21, dan 23 April 2026, dengan tiga sesi ujian setiap harinya. Sesi pertama berlangsung pukul 07.00‑08.45 WIB, sesi kedua 09.15‑11.00 WIB, dan sesi ketiga 11.30‑13.15 WIB.

Kepala SDN Ketabang 1, Ibu Sutiana, menyatakan bahwa sekolah telah melakukan sosialisasi intensif kepada siswa dan orang tua sejak beberapa bulan sebelumnya. Ia menegaskan, ‘Kami sudah mempersiapkan semaksimal mungkin, termasuk sosialisasi kepada siswa dan wali murid.’

Pihak sekolah menilai partisipasi orang tua sebagai faktor penting dalam kelancaran pelaksanaan TKA. Orang tua diminta memberikan motivasi serta memastikan kehadiran anak tepat waktu pada setiap sesi ujian.

Guru-guru kelas 6 di SDN Ketabang 1 menyesuaikan materi pembelajaran dengan kisi‑kisi yang telah ditetapkan oleh Kemdikbudristek. Mereka juga mengadakan doa bersama dan istighosah menjelang hari ujian untuk menambah ketenangan mental siswa.

Pengajar Soelastini menambahkan bahwa pemaparan materi disampaikan secara sistematis sesuai standar kompetensi. ‘Pengajaran materi sesuai kisi‑kisi, dan sempat kami adakan istighosah,’ ujarnya.

Sekolah menyiapkan total 20 komputer yang terhubung ke jaringan internet untuk mendukung pelaksanaan TKA berbasis daring. Setiap perangkat telah diuji kelancaran koneksi sebelum hari pertama ujian.

Petugas pengawas dari dinas pendidikan daerah turut hadir di setiap ruang ujian untuk memastikan kepatuhan prosedur. Mereka memeriksa keabsahan identitas siswa serta mengawasi penggunaan perangkat secara tepat.

Siswa kelas 6 melaporkan bahwa antarmuka aplikasi ujian terasa responsif dan instruksi jelas. Beberapa siswa mengungkapkan rasa gugup namun merasa terbantu oleh dukungan guru dan orang tua.

Pelaksanaan TKA secara serentak merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas data kemampuan akademik dasar di seluruh wilayah Indonesia. Data hasil ujian nantinya akan menjadi acuan kebijakan pendidikan tingkat nasional maupun daerah.

Setelah selesai, hasil TKA akan diproses secara terpusat dan diumumkan pada akhir Mei 2026. Sekolah di Surabaya berkomitmen menindaklanjuti temuan tersebut untuk memperbaiki kurikulum dan metode pembelajaran.

Hingga saat ini, semua sesi TKA di SDN Ketabang 1 telah selesai tanpa kendala teknis maupun administratif, menandakan kesiapan ujian yang optimal. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam melaksanakan ujian berbasis digital.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.