Media Kampung – 16 April 2026 | Pemkab Jember memastikan hampir seluruh insentif bagi guru ngaji telah disalurkan, dengan hanya tersisa 68 penerima yang belum menerima haknya.
Dari total 21.477 guru ngaji yang terdaftar, sebanyak 20.362 orang telah menerima insentifnya sebelum Lebaran 2026, menurut data resmi pemerintah kabupaten.
Para penerima yang belum mendapatkan dana dijadwalkan menerima pembayaran secara bertahap setelah libur Idulfitri, sehingga total yang masuk rekening kini mencapai 21.477 orang.
Kabag Kesra Setda Jember, Nurul Hafid Yasin, menegaskan bahwa proses pencairan dilaksanakan secara transparan dan mengacu pada data identitas masing-masing penerima.
Masalah administrasi muncul pada sekitar 447 guru ngaji yang belum memiliki rekening bank, sehingga proses pencairan terhambat pada fase awal.
Pemkab bekerja sama dengan Bank Jatim untuk memfasilitasi pembukaan rekening baru, dan sebagian besar kasus telah terselesaikan berkat upaya tersebut.
Namun, hingga kini masih ada 68 guru ngaji yang belum dapat hadir untuk membuat rekening karena alasan kesehatan atau kesibukan kerja.
Hafid menambahkan, “Kami akan menjadwalkan ulang pertemuan agar proses pembuatan rekening dapat segera selesai bagi para guru yang belum terdaftar.”
Ia menegaskan bahwa insentif tidak dapat dialihkan ke rekening orang lain, karena harus sesuai dengan data identitas penerima yang terdaftar.
Program insentif ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap peran penting guru ngaji dalam pendidikan keagamaan di masyarakat Jember.
Selain insentif finansial, semua guru ngaji yang menerima bantuan juga telah didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan sebagai upaya perlindungan kerja.
Pemerintah kabupaten berharap proses akhir pencairan bagi 68 penerima yang tersisa dapat diselesaikan dalam waktu singkat, sehingga seluruh guru ngaji dapat menikmati manfaat penuh dari program ini.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan