Media Kampung – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun resmi meluncurkan program wisata tematik Rail Tour Jawa Timur untuk mendorong pariwisata daerah. Program yang berjalan sejak 30 Oktober 2025 ini merupakan hasil kolaborasi dengan 12 Pemerintah Daerah di Jawa Timur, termasuk Kabupaten/Kota Kediri, Blitar, Madiun, Nganjuk, Jombang, dan Tulungagung. Dinas Pariwisata dan Dinas Kominfo setempat turut mendukung inisiatif yang mengusung perjalanan wisata berkelanjutan, terjangkau, serta sarat nilai edukasi dan budaya.

Paket Open Trip ke Blitar Dibuka

Salah satu paket unggulan yang ditawarkan adalah Open Trip Rail Tour Blitar bertajuk “Jelajah Bumi Bung Karno“. Paket ini akan dilaksanakan pada Kamis, 16 Juli 2026, dengan tarif mulai Rp385.000 per orang. Destinasi utama meliputi Makam Bung Karno, Pantai Tambakrejo, dan Kampung Cokelat. Layanan ini melayani keberangkatan dari Stasiun Madiun, Stasiun Nganjuk, Stasiun Kertosono, Stasiun Tulungagung, dan Stasiun Kediri.

Fasilitas dan Cara Pendaftaran

Fasilitas yang termasuk dalam paket antara lain tiket kereta api pulang-pergi menggunakan KA Gajayana (keberangkatan) dan KA Malabar (kembali), tour guide, angkutan lanjutan (feeder), serta HTM tempat wisata. Masyarakat dapat mendaftar dengan memindai kode QR di media resmi KAI Daop 7 Madiun atau menghubungi nomor pemasaran 0811 2021 0007.

Dukungan untuk UMKM dan Lingkungan

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyatakan bahwa Rail Tour dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda sekaligus mendukung UMKM wisata lokal. “Ini kolaborasi lintas sektor yang kami banggakan. Masyarakat, komunitas, hingga sekolah bisa merasakan liburan yang seru, bebas macet, sekaligus menambah wawasan sejarah dan budaya,” terangnya pada Senin, 15 Juni 2026. Ia menambahkan, dengan memilih kereta api, masyarakat turut berkontribusi menciptakan ekosistem pariwisata yang ramah lingkungan.

Program Rail Tour Jawa Timur diharapkan semakin memudahkan masyarakat menjelajahi destinasi unggulan Jawa Timur dengan moda transportasi yang aman dan nyaman, sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata daerah secara berkelanjutan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.