Media Kampung – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) secara resmi mengajukan usulan kepada Kementerian Perindustrian untuk memperluas cakupan stimulus agar mencakup semua tipe kendaraan, mulai dari Internal Combustion Engine (ICE), Hybrid (HEV), Plug-in Hybrid (PHEV), hingga Battery Electric Vehicle (BEV). Usulan ini disampaikan di tengah apresiasi tinggi asosiasi terhadap konsistensi dukungan pemerintah dalam menjaga daya saing industri otomotif nasional.

Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi Gaikindo, Anton Kumonty, menegaskan bahwa berbagai kebijakan fiskal, seperti User Specific Duty-Free Scheme (USDFS) yang membebaskan bea masuk bahan baku impor hingga Desember 2025, serta PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) berbasis Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), telah dimanfaatkan oleh pabrikan besar seperti Toyota, Daihatsu, Honda, Mitsubishi, Suzuki, Nissan, dan Isuzu untuk menjaga utilisasi pabrik dan lapangan kerja.

“Gaikindo melihat pemerintah, khususnya Kementerian Perindustrian, telah menunjukkan komitmen yang konsisten dalam mendukung industri otomotif nasional. Berbagai kebijakan yang diterapkan, mulai dari pemberian fasilitas investasi, insentif fiskal, hingga forum dialog yang rutin dengan pelaku industri, merupakan bentuk nyata upaya pemerintah dalam menjaga daya saing industri otomotif Indonesia sekaligus memberikan kepastian bagi seluruh investor,” ujar Anton.

Komitmen jangka panjang pemerintah juga tercermin dalam Program Low Carbon Emission Vehicle (LCEV) yang diatur melalui Permenperin Nomor 36 Tahun 2021. Program ini berhasil mendorong investasi baru pada segmen Low Cost Green Car (LCGC), Hybrid Electric Vehicle (HEV), hingga Battery Electric Vehicle (BEV). Selain itu, forum bilateral seperti Indonesia-Japan Automobile Dialogue dan Biofuel Co-Creation Task Force Meeting pada 2025 turut memperkuat kerja sama, termasuk pembentukan kelompok kerja untuk mempercepat implementasi bahan bakar nabati (biofuel) di Indonesia.

Ketua Bidang Pengembangan Pasar Gaikindo, Jongkie Sugiarto, mengungkapkan bahwa keberhasilan kebijakan ini mulai menarik minat investor global lainnya, khususnya dari Tiongkok. Beberapa prinsipal otomotif asal Tiongkok yang tengah memulai ekspansi ke Indonesia kini mengharapkan perlakuan dan dukungan regulasi yang setara dengan yang diterima investor Jepang.

“Melihat dukungan dari pemerintah terhadap industri otomotif Jepang di Indonesia, beberapa perusahaan otomotif dari Tiongkok yang saat ini sedang mulai berinvestasi di Indonesia menyatakan keinginannya untuk mendapatkan dukungan yang sama dari pemerintah agar dapat menjalankan rencana jangka panjangnya di Indonesia,” tutur Jongkie.

Dengan usulan perluasan stimulus untuk semua tipe kendaraan, Gaikindo berharap dapat memberikan dorongan yang adil dan merata bagi seluruh pelaku industri, sehingga tren pertumbuhan pasar otomotif nasional tetap sehat, kompetitif, dan berkelanjutan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.