Media Kampung – Suzuki Wagon R FFV resmi meluncur di India sebagai kendaraan flex fuel pertama dari Suzuki yang diproduksi massal. Mobil ini bisa menggunakan bensin atau etanol dengan komposisi mulai dari E20 hingga E100.

Teknologi flex fuel memungkinkan Wagon R FFV beroperasi tanpa modifikasi tambahan. E20 mengandung 20 persen etanol dan 80 persen bensin, sedangkan E100 menggunakan etanol murni sebagai bahan bakar utama.

Menurut Maruti Suzuki, penggunaan etanol dalam jumlah besar dapat membantu menekan emisi partikulat (PM) dan berpotensi meningkatkan kualitas udara. Untuk mendukung berbagai kadar etanol, Wagon R FFV dibekali sistem kalibrasi ECU canggih yang menyesuaikan pengaturan mesin secara otomatis.

Direktur Utama dan CEO Maruti Suzuki India Limited, Hisashi Takeuchi, menyatakan bahwa perusahaan berkomitmen menghadirkan beragam pilihan teknologi kendaraan sesuai kebutuhan pasar dan target keberlanjutan India. Selain flex fuel, Maruti Suzuki juga mengembangkan kendaraan listrik berbasis baterai (BEV), teknologi hybrid, serta kendaraan berbahan bakar CNG dan CBG.

Takeuchi menilai pengembangan ekosistem etanol di India masih pada tahap awal. Melalui inisiatif “India Go Flex”, Maruti Suzuki ingin mendorong penggunaan kendaraan berbahan bakar fleksibel. Jika adopsi flex fuel meluas, manfaatnya tidak hanya penurunan emisi dan polusi, tetapi juga mengurangi ketergantungan impor minyak, meningkatkan nilai tambah dalam negeri, dan berdampak positif bagi pendapatan petani melalui kebutuhan bahan baku etanol.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.