Media Kampung – Pelatih Inggris Thomas Tuchel menegaskan bahwa timnya wajib mengalahkan DR Congo pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Rabu (1/7) waktu setempat. Meski demikian, ia mewaspadai potensi kejutan dari tim yang dinilainya sudah melampaui target.
Inggris lolos sebagai juara Grup L setelah mengalahkan Kroasia 4-2, ditahan imbang 0-0 oleh Ghana, dan menang 2-0 atas Panama. Sementara DR Congo, yang tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 52 tahun, melaju sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik setelah mengalahkan Uzbekistan 3-1.
“Kami adalah favorit, tidak ada yang perlu ditutupi. Kami bermain melawan ekspektasi kami sendiri. Kami berharap bisa melaju lebih jauh dari babak 32 besar,” ujar Tuchel dalam konferensi pers di Atlanta, Selasa (30/6).
DR Congo sendiri sudah menganggap pencapaian mereka sebagai sukses. Pelatih Sebastien Desabre mengatakan semua tekanan ada di Inggris. “Kami tidak punya banyak hal untuk hilang, justru itu menjadi motivasi. Jika kami di sini, itu karena kami pantas mendapatkannya. Tekanan ada di tim Inggris,” kata Desabre.
Pertandingan ini juga menjadi perhatian Meksiko yang sudah lebih dulu memastikan tempat di babak 16 besar setelah mengalahkan Ekuador 2-0. Pemenang laga Inggris vs DR Congo akan bertemu Meksiko di Estadio Azteca pada babak berikutnya.
Dengan dua raksasa Eropa, Jerman dan Belanda, sudah tersingkir lebih awal, Tuchel mengingatkan bahwa turnamen ini penuh kejutan. Namun ia tetap percaya diri dengan kualitas skuadnya yang diperkuat Jude Bellingham dan Harry Kane.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.





Tinggalkan Balasan