Media Kampung – Skotlandia harus mengubur mimpi untuk melaju ke babak gugur Piala Dunia 2026 setelah mengalami kekalahan telak 3-0 dari Brasil di Miami, Rabu malam (24/6). Dua gol Vinicius Junior dan satu gol Matheus Cunha memastikan Brasil lolos sebagai juara Grup C dengan sembilan poin, sementara Skotlandia harus puas di posisi ketiga dengan tiga poin dan tertinggal dalam perebutan tiket lolos sebagai peringkat tiga terbaik.
Kekalahan ini membuat Skotlandia bergantung pada hasil pertandingan lain untuk bisa lolos ke babak 32 besar. Namun, dengan selisih gol minus tiga, peluang mereka sangat tipis. Pelatih Steve Clarke bahkan terlihat frustrasi dan meninggalkan wawancara langsung BBC setelah hanya 23 detik, menyalahkan timnya karena memberikan gol terlalu mudah kepada Brasil.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Hard Rock, Brasil langsung mendominasi sejak awal. Vinicius Junior membuka skor pada menit ke-15 memanfaatkan umpan silang dari sayap kiri. Skotlandia mencoba bangkit, tetapi pertahanan mereka kembali jebol pada menit ke-33 ketika Vinicius mencetak gol keduanya setelah memanfaatkan kesalahan bek Skotlandia.
Di babak kedua, Brasil terus menekan dan akhirnya menambah gol ketiga melalui Matheus Cunha pada menit ke-67. Skotlandia nyaris tidak menciptakan peluang berarti sepanjang pertandingan, hanya melepaskan dua tembakan tepat sasaran.
Dengan hasil ini, Brasil memuncaki klasemen Grup C dengan sembilan poin, disusul Maroko di posisi kedua dengan enam poin setelah mengalahkan Haiti 4-2. Skotlandia di posisi ketiga dengan tiga poin dan selisih gol minus tiga. Sementara itu, Haiti pulang tanpa poin.
Kini Skotlandia harus menunggu hasil pertandingan grup lain untuk mengetahui nasib mereka. Hanya delapan tim peringkat ketiga terbaik yang akan lolos ke babak 32 besar. Dengan persaingan ketat dari grup lain, peluang Skotlandia untuk lolos sangat kecil.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan