Media Kampung – Polres Sampang memanfaatkan momen nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 untuk menggencarkan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Edukasi langsung dilakukan di Desa Muktesareh, Kecamatan Kedungdung, pada Minggu, 21 Juni 2026. Langkah ini diambil untuk mencegah potensi gangguan selama perhelatan sepak bola akbar tersebut.
Larangan Judi dan Miras Ditegaskan
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, menegaskan bahwa kepolisian tidak akan menoleransi segala bentuk perjudian, baik konvensional maupun online, yang kerap muncul di tengah kerumunan penonton bola. “Piala Dunia adalah hiburan olahraga, bukan ajang untuk mencari keuntungan lewat jalur ilegal. Kami mengimbau tegas agar warga tidak melakukan perjudian dalam bentuk apa pun,” ujarnya. Selain itu, konsumsi minuman keras dan aktivitas yang memicu konflik sosial juga harus dihindari demi menjaga lingkungan tetap kondusif.
Dialog Kamtibmas Bersama Warga
Dalam kesempatan tersebut, polisi juga menggelar dialog interaktif dengan warga Desa Muktesareh untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga keamanan lingkungan selama musim pertandingan. Masyarakat diimbau untuk segera melapor melalui layanan darurat bebas pulsa Call Center 110 jika menemukan potensi gangguan atau tindakan mencurigakan di wilayah mereka.
“Mari bersama Polres Sampang kita ajegeh (menjaga) Sampang agar selalu aman, damai, kondusif, dan bermartabat. Jangan nodai sportivitas sepak bola dengan tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain,” pungkas AKP Eko Puji Waluyo.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan