Media Kampung – Harry Maguire mengungkapkan percakapan canggung dengan Thomas Tuchel saat pelatih asal Jerman itu menyampaikan keputusan mencoretnya dari skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026. Bek Manchester United itu menggambarkan momen tersebut sebagai pengalaman yang sulit, baik bagi dirinya maupun sang pelatih.
Tuchel melakukan panggilan video dengan semua pemain yang tidak terpilih sehari sebelum pengumuman resmi. Maguire menyebut percakapan itu cukup canggung karena Tuchel bisa melihat langsung reaksi para pemain. Ia menerima pesan singkat dari Tuchel yang memintanya berbicara sekitar pukul 16.00 waktu setempat.
Alasan Pencoretan
Menurut Maguire, Tuchel mengatakan bahwa ia memilih untuk mempertahankan empat bek yang telah berperan penting dalam membawa Inggris lolos ke putaran final. Namun, pelatih berusia 51 tahun itu tidak memberikan alasan lebih rinci terkait pencoretan dirinya.
Maguire mengaku langsung menyampaikan kekecewaannya. Ia merasa sudah melakukan cukup banyak hal untuk layak masuk skuad dan yakin masih bisa membantu tim, baik di dalam maupun di luar lapangan. Keputusan itu sulit diterima, apalagi ia sempat merasa peluangnya besar setelah mendapat panggilan ke kamp pelatihan pada Maret lalu.
Kekecewaan Maguire
Dalam podcast The Rest is Football bersama Gary Lineker, Maguire menceritakan bahwa ia sempat berbicara beberapa saat dengan Tuchel. Ia mengatakan kepada pelatih bahwa ia tidak menuntut menjadi starter, bahkan akan senang jika hanya bermain satu menit, asalkan bisa menjadi bagian dari tim dan bersama rekan-rekan setimnya.
Maguire bukan satu-satunya nama besar yang dicoret. Phil Foden dan Cole Palmer juga tidak masuk dalam daftar pemain yang dibawa Tuchel ke turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Meski kecewa, Maguire mengaku lega bisa menyampaikan isi hatinya secara langsung kepada sang pelatih.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan