Media Kampung – Hasil imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde pada laga perdana Grup H Piala Dunia 2026 membuat Timnas Spanyol kembali menorehkan catatan negatif. Fenomena dejavu Timnas Spanyol di laga pembuka Piala Dunia kembali terulang, di mana La Furia Roja gagal meraih kemenangan untuk keempat kalinya dalam lima edisi terakhir.

Spanyol hanya mampu meraih satu kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan dalam pertandingan pertama Piala Dunia sejak 2010. Kali ini, mereka ditahan imbang 0-0 oleh debutan Tanjung Verde di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Senin (15/6/2026) malam WIB.

Dominasi Spanyol sepanjang laga tidak membuahkan gol. Penguasaan bola mencapai 74 persen dengan 734 umpan akurat berbanding 205 milik Tanjung Verde. Namun, ketajaman di depan gawang menjadi masalah utama.

Pelatih Luis de la Fuente mengakui timnya kurang tajam dalam penyelesaian akhir. “Kami kurang segar, kurang sentuhan akhir yang halus. Pertandingan pertama juga sedikit memberikan dampak kepada kami,” ujarnya.

Kiper Tanjung Verde, Vozinha, tampil gemilang dengan menggagalkan sejumlah peluang emas. Ferran Torres hampir mencetak gol pada menit ke-39, namun tembakannya membentur mistar gawang.

Rekor aneh juga dicatatkan striker Mikel Oyarzabal. Ia tidak menyentuh bola sama sekali selama 30 menit pertama pertandingan, sebuah catatan unik yang mungkin sulit dipecahkan.

Hasil ini membuat Spanyol hanya mengoleksi satu poin di Grup H. Ketua Juventus Club Indonesia Chapter Banten, Arizqi Romadhoni, meragukan kemampuan Spanyol untuk menjadi juara. Menurutnya, skuad yang terlalu muda hanya mampu melaju hingga babak 16 besar.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.