Media Kampung – Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, secara terbuka mengakui bahwa performa timnya di Piala Dunia 2026 masih jauh dari yang diharapkan. Pernyataan ini muncul setelah Brasil hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Maroko pada laga pembuka Grup, Kamis (14/6) waktu setempat.
Dalam pertandingan yang berlangsung di New Jersey, Brasil sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Ismael Saibari. Hasil ini sempat menempatkan Selecao di ambang kekalahan pada laga pembuka Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1934. Namun, Vinicius Junior tampil sebagai penyelamat dengan mencetak gol penyeimbang di babak kedua.
Meski berhasil menghindari kekalahan, Ancelotti menilai penampilan anak asuhnya masih belum sesuai standar. “Saya pikir ini pertandingan yang sulit, terutama di awal. Tim terlihat sedikit cemas dan gugup,” ujar Ancelotti seperti dikutip AFP.
Pelatih asal Italia itu menekankan bahwa perjalanan di Piala Dunia tidak ditentukan oleh satu pertandingan saja. Ia meminta para pemain dan suporter untuk bersabar sambil terus menatap laga-laga berikutnya. “Anda tidak memenangkan Piala Dunia hanya berdasarkan pertandingan pertama,” kata Ancelotti.
Ancelotti mengakui hasil imbang ini bukanlah hasil ideal, tetapi juga bukan sesuatu yang perlu disesali berlebihan. “Ini hasil yang kami dapatkan. Tidak buruk, tetapi kami harus terus berkembang mulai pertandingan berikutnya. Kami akan terus meningkatkan performa,” tambahnya.
Brasil kini harus segera bangkit untuk menghadapi laga-laga selanjutnya. Dengan hanya membawa satu poin dari pertandingan pertama, tekanan semakin besar bagi Ancelotti dan skuadnya untuk meraih hasil maksimal di sisa pertandingan grup.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan