Media Kampung – 14 April 2026 | Roberto Firmino bersama pelatih Roberto Mancini memimpin Al Sadd mengangkat trofi Qatar Stars League ke-19 pada musim 2023/2024.

Kemenangan ini menandai dominasi domestik klub dengan tiga gelar beruntun dan enam gelar dalam delapan musim terakhir.

Al Sadd memastikan gelar setelah Al Shamal kalah 0-2 dari Qatar SC, meninggalkan keunggulan lima poin yang tak dapat ditembus.

Firmino tampil impresif sepanjang kompetisi, mencatat 16 kontribusi gol dalam 20 penampilan liga.

Statistik tersebut mencakup 9 gol dan 7 assist, menjadikannya pemain paling produktif di tim.

Akram Afif menjadi rekan terdepan Firmino dengan 14 gol dan 12 assist, menegaskan peran ganda mereka dalam serangan Al Sadd.

Rafa Mujica juga memberi kontribusi penting dengan sembilan gol, memperkaya opsi penyerangan klub.

Pelatih asal Italia, Roberto Mancini, menegaskan taktik ofensif yang memanfaatkan kecepatan pemain sayap serta kreativitas gelandang.

“Kami mengutamakan permainan kolektif dan memberi kebebasan pada pemain kunci seperti Roberto,” ujar Mancini dalam konferensi pers pasca gelar.

Firmino menanggapi pujian tersebut dengan mengatakan, “Saya bangga dapat berkontribusi dan membantu klub mencapai target tertinggi.”

Kemenangan ini juga menegaskan posisi Al Sadd sebagai tim terkuat di Qatar menjelang kompetisi Asia Champions League.

Tim akan melanjutkan persiapan menghadapi fase gugur ACL, dimana mereka dijadwalkan bertemu tim-tim kuat dari Timur Tengah.

Penggemar Al Sadd menyambut keberhasilan tersebut dengan sorakan meriah di stadion Jassim bin Hamad.

Atmosfer stadion dipenuhi bendera merah putih yang menandakan dukungan para pendukung Brasil yang mengikuti jejak Firmino.

Sejumlah analis sepak bola menilai peran Firmino sebagai katalisator utama dalam mengubah dinamika serangan Al Sadd.

Mereka menyoroti kemampuan Firmino dalam menekan lawan, mengalirkan bola, serta menciptakan peluang di area kotak penalti.

Statistik liga menunjukkan Al Sadd mencetak rata-rata 2,4 gol per pertandingan, tertinggi di antara 12 tim peserta.

Selain kontribusi ofensif, pertahanan Al Sadd juga solid, mencatat hanya 12 kebobolan selama 20 laga.

Keberhasilan ini meningkatkan nilai pasar Firmino, yang kini menjadi salah satu pemain asing paling berharga di Liga Qatar.

Rumor transfer menunjukkan minat klub Eropa kembali pada pemain berusia 30 tahun ini.

Namun, Mancini menegaskan keinginan mempertahankan susunan inti menjelang kompetisi internasional.

Al Sadd kini menargetkan gelar Asia Champions League pertama dalam sejarah klub.

Tim akan menguji taktik baru pada laga persiapan melawan Al Hilal, lawan tradisional yang baru saja lolos ke perempat final ACL.

Persiapan intensif meliputi sesi taktik, kebugaran, dan simulasi situasi tekanan tinggi.

Kejutan lain datang dari debut pemain muda asal Qatar yang mendapat menit bermain bersama Firmino di babak kedua.

Pengalaman veteran Firmino di level internasional diharapkan menjadi mentor bagi talenta lokal.

Penggemar menantikan kolaborasi antara Firmino dan pemain muda untuk menciptakan sinergi yang menghasilkan gol-gol krusial.

Dengan gelar liga di tangan, moral tim berada pada puncak, menyiapkan mentalitas juara untuk kompetisi lintas benua.

Al Sadd menutup musim domestik dengan rekor poin tertinggi, 55 poin dari 20 pertandingan.

Statistik akhir menegaskan keunggulan mereka atas rival utama, Al Duhail, yang menempati posisi kedua.

Keberhasilan ini memperkuat reputasi Qatar Stars League sebagai liga yang semakin kompetitif dan menarik pemain dunia.

Firmino menyatakan, “Saya senang dapat berkontribusi pada keberhasilan tim dan berharap dapat terus membantu meraih prestasi lebih tinggi.”

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.