Media Kampung – Dua oknum suporter yang menghina gelandang Timnas Indonesia, Beckham Putra, akhirnya angkat bicara dan meminta maaf secara terbuka. Ihsanudin dan Raka menyampaikan permintaan maaf melalui akun Instagram @hermancahyanugraha pada Rabu (17/6/2026). Mereka mengaku tidak tenang menjalani hidup sejak insiden tersebut terjadi dan berharap bisa kembali normal.
Insiden penghinaan terjadi usai laga FIFA Matchday antara Timnas Indonesia melawan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (9/6/2026). Saat para pemain berkeliling lapangan menyapa suporter, seorang oknum di Tribun Barat mengacungkan jari tengah yang disebut secara spesifik ditujukan kepada Beckham Putra. Beckham sempat tersulut emosi dan mencoba menghampiri tribun, namun ditenangkan oleh Kevin Diks.
Dalam video permintaan maaf, Ihsanudin menyatakan, “Saya menyadari bahwa tindakan dan kata-kata saya kepada Beckham Putra tidak menunjukkan suatu kebaikan. Dari lubuk hati saya yang paling dalam, saya mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Beckham Putra serta pemain tim nasional lainnya. Saya menyesal dan berjanji tidak akan mengulanginya.” Ia juga memohon agar dapat menjalani kehidupan normal kembali.
Beckham Putra sendiri memberikan respons berkelas atas provokasi tersebut. Pemain Persib Bandung berusia 24 tahun itu berharap suporter lebih bijak membedakan rivalitas klub dengan dukungan kepada Timnas Indonesia. “Semoga ini jadi pembelajaran juga buat suporter agar lebih bijak, mana rivalitas klub dan mana Timnas Indonesia,” ujarnya kepada awak media di Jakarta, Rabu (17/6/2026).
PSSI disebut telah melakukan investigasi terkait insiden ini. Meski pelaku sudah meminta maaf, mereka masih terancam sanksi larangan menghadiri laga Timnas Indonesia di masa mendatang. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keputusan resmi dari PSSI mengenai sanksi yang akan dijatuhkan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan