Media Kampung – Proses naturalisasi dua pemain keturunan untuk Timnas Indonesia memasuki babak baru. Staf Khusus Menteri Hukum RI, Noor Korompot, mengungkapkan bahwa Luke Vickery dan Mitchell Baker akan menjalani sidang di DPR pekan depan. Keduanya menjadi gelombang pertama naturalisasi di era pelatih John Herdman.
Noor Korompot melalui unggahan Instagram pribadinya, Sabtu (13/6/2026), menyebutkan bahwa proses administrasi kedua pemain sudah hampir rampung. “Dua calon pemain timnas, Luke Vickery dan Mitchell Baker, yang masuk kloter pertama naturalisasi era John Herdman akan segera memasuki proses sidang di DPR pekan depan,” tulisnya.
Luke Vickery adalah pemain sayap yang saat ini membela Macarthur FC di Australia. Sementara Mitchell Baker merupakan penyerang yang berkarier di Amerika Serikat bersama Vermont Green FC. Keduanya sebelumnya sudah bergabung dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia pada FIFA Matchday Juni 2026, namun belum bisa diturunkan karena status kewarganegaraan yang masih Australia.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengonfirmasi bahwa proses naturalisasi sedang berjalan. “Bismillah, segera suratnya keluar. Kami mencoba melakukan proses tersebut. Tentu ada tahapan yang harus dilalui, baik di pemerintah maupun DPR,” ujarnya. Erick menambahkan bahwa program naturalisasi merupakan bagian dari strategi regenerasi jangka panjang hingga 2030, mengingat sejumlah pemain inti saat ini akan berusia 38-39 tahun pada saat itu.
Selain Vickery dan Baker, Noor Korompot membocorkan bahwa akan ada dua pemain tambahan yang dipersiapkan pada gelombang berikutnya. Kedua pemain tersebut berasal dari Eropa, yakni satu dari Jerman dan satu dari Belanda, dan memiliki garis keturunan Indonesia. Identitas mereka belum diungkap, namun informasi ini langsung memicu antusiasme pendukung Timnas Indonesia.
PSSI menegaskan bahwa pembinaan pemain lokal tetap menjadi prioritas melalui kompetisi usia muda seperti Elite Pro Academy dan Piala Soeratin. Namun, naturalisasi pemain diaspora dinilai perlu untuk menjaga daya saing tim nasional di level internasional.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan