Media Kampung – Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menegaskan bahwa kekuatan utama Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026 adalah lini pertahanannya yang solid dan kecenderungan bermain bertahan, bukan menyerang. Souza menyampaikan analisis ini jelang laga panas kontra Persib yang akan digelar di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu, 10 Mei 2026. Dalam jumpa pers yang dihadiri mediakampung.com, Souza menyebut, “Mereka memiliki pertahanan yang sangat kuat. Aspek pertahanan mereka sangat tangguh. Mereka adalah tim yang lebih banyak bertahan daripada menyerang.”
Pernyataan pelatih asal Brasil ini menjadi bagian dari psywar menjelang duel klasik yang bukan hanya mempertemukan dua rival abadi, tetapi juga berpengaruh langsung pada persaingan perebutan gelar musim ini. Saat ini, Persib Bandung berada di puncak klasemen dengan 72 poin, unggul head to head dari Borneo FC yang menguntit di posisi kedua dengan poin sama. Persija sendiri masih memiliki peluang dalam perebutan gelar, sehingga laga ini dipastikan berlangsung sengit dan penuh tekanan.
Mauricio Souza mengakui kekalahan Persija di putaran pertama di Bandung menjadi pelajaran berharga bagi timnya. Pada laga Januari lalu, Persija harus menyerah 0-1 lewat gol cepat Beckham Putra di menit kelima, sekaligus harus bermain dengan sepuluh orang setelah Bruno Tubarao mendapat kartu merah pada babak kedua. “Pertandingan pertama itu sebenarnya sangat seimbang. Pada satu-satunya peluang yang didapatkan Bandung, mereka berhasil mencetak gol karena kesalahan kami. Lalu, ada kartu merah juga di babak kedua,” jelas Souza, menyoroti pentingnya disiplin dan konsentrasi sepanjang laga.
Souza juga menyayangkan laga big match ini tidak digelar di Jakarta. Ia menilai kualitas rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno lebih mendukung gaya bermain Persija yang mengutamakan penguasaan bola dan intensitas tinggi. “Tentu saja kami sangat menyesal pertandingan Persija lawan Persib dipindah dari Jakarta. Padahal sangat penting bagi Persija untuk bermain di hadapan suporter kami. Dan di lapangan, ya, GBK jauh lebih baik daripada lapangan tempat kita akan bermain nanti (Segiri),” ungkapnya kepada awak media.
Di sisi lain, Persib datang ke laga ini dengan motivasi besar dari Bobotoh. Kapten Persib, Marc Klok, menyebut dukungan ribuan suporter yang memadati sesi latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api sebagai yang terbaik selama lima tahun terakhir. “Ini luar biasa mungkin ini paling bagus selama lima tahun saya di Persib. Hari ini paling bagus dan sangat keren,” kata Klok, mengapresiasi energi positif yang diberikan Bobotoh sebagai suntikan moral menjelang laga tandang.
Manajer Persib, Umuh Muchtar, juga menegaskan pentingnya laga ini bagi timnya. Menurut Umuh, pertandingan kontra Persija adalah final sesungguhnya untuk menjaga peluang juara. Dengan selisih poin yang tipis di papan atas dan hanya tiga laga tersisa, kemenangan menjadi harga mati bagi Persib jika ingin mempertahankan posisi puncak hingga akhir musim. “Ini final yang sebenarnya sekarang! Jangan sampai kita draw, apalagi kalah, tidak ada saya bilang. Kita harus tiga kali ini menang, menang, menang!” tegas Umuh di hadapan mediakampung.com.
Berdasarkan data head to head, keunggulan tipis masih dipegang Persib dengan delapan kemenangan dari 25 pertemuan terakhir, berbanding tujuh kemenangan untuk Persija dan sepuluh hasil imbang. Selain itu, Persib belum pernah kalah dari Persija dalam lima pertemuan terakhir, termasuk kemenangan penting di putaran pertama musim ini. Catatan ini menambah kepercayaan diri skuad asuhan Bojan Hodak dan mempertegas pentingnya strategi bertahan yang di-highlight oleh Mauricio Souza.
Menjelang kick off, atmosfer panas sudah terasa di kedua kubu. Persija bertekad tampil lebih disiplin dan tidak mengulangi kesalahan laga sebelumnya, sementara Persib mendapat dorongan penuh dari suporter dan manajemen untuk membawa pulang poin penuh dari Samarinda. Laga ini tak hanya soal gengsi, tetapi juga berpotensi menentukan arah perburuan gelar juara BRI Super League 2025/2026.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan