Media Kampung – Evan Dimas kembali menorehkan prestasi gemilang dengan menjadi top skor Liga 1 musim 2025/2026, mencatat 15 gol hingga pekan ke-35. Statistik resmi yang dipublikasikan oleh PT Liga Indonesia Baru pada 3 Mei 2026 melalui portal Bola.com menegaskan dominasi penyerang Bali United tersebut.

Keberhasilan Dimas mengungguli rekan-rekannya tidak lepas dari peran penting dalam serangan tim, terutama pada fase transisi cepat dan eksekusi tendangan mati yang sering menghasilkan peluang emas. Ia menambah daftar golnya secara konsisten, mencetak tiga gol di pertandingan melawan Persib Bandung pada putaran ke‑30, sekaligus memperlebar jarak dengan pesaing terdekat.

Persaingan untuk gelar pencetak gol terbanyak juga melibatkan pemain-pemain berbakat seperti Ilija Spasojevic (Madura United) yang telah mencatat 13 gol, serta Renshi Yamaguchi (Persija Jakarta) dengan 12 gol, keduanya berada dalam jarak tipis dari pimpinan. Kedua pemain tersebut menunjukkan kemampuan menembus pertahanan lawan melalui dribbling terampil dan penyelesaian akhir yang akurat.

Ketua Liga Indonesia, Nadiem Makarim, menilai “Evan Dimas layak menjadi top skor karena kontribusinya yang luar biasa bagi tim dan kompetisi,” menambahkan bahwa performa konsisten striker muda itu menjadi contoh bagi generasi berikutnya. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers resmi Liga Indonesia pada 4 Mei 2026.

Sejarah mencatat bahwa pemuncak skor Liga 1 biasanya berasal dari klub-klub yang menduduki posisi puncak klasemen, dan musim ini tidak berbeda. Bali United, yang saat ini menempati peringkat kedua, mengandalkan kemampuan Dimas untuk mengamankan poin penting dalam setiap laga, terutama melawan rival tradisional seperti Arema FC dan Persib.

Data lengkap yang dirilis oleh Bola.com menunjukkan bahwa selain jumlah gol, Dimas juga mencatat 6 assist, menempatkan dirinya di urutan tiga terbanyak dalam kontribusi serangan keseluruhan. Angka ini menegaskan peran ganda pemain sebagai pencipta peluang sekaligus eksekutor akhir.

Para analis sepak bola menekankan bahwa faktor kebugaran dan rotasi skuad menjadi kunci utama dalam mempertahankan performa tinggi di tengah jadwal padat Liga 1, yang mencakup 34 putaran dalam satu musim. Pelatih Bali United, Stefano Cugurra, mengakui pentingnya manajemen beban latihan untuk memastikan Dimas tetap dalam kondisi prima hingga akhir kompetisi.

Dengan tersisa tiga putaran pertandingan, persaingan tetap terbuka; Spasojevic berpotensi menutup selisih dua gol jika Bali United kalah dalam laga terakhir melawan PSM Makassar. Namun, jika Dimas tetap mencetak satu gol lagi, rekor 16 gol akan menjadi catatan baru dalam sejarah Liga 1.

Penggemar sepak bola Indonesia menyambut antusiasme ini melalui media sosial, di mana hashtag #TopSkorLiga1 trending setiap kali Dimas mencetak gol. Respons positif tersebut mencerminkan betapa pentingnya figur pemain lokal dalam meningkatkan popularitas liga domestik.

Menjelang akhir musim, fokus utama tetap pada konsistensi performa, baik bagi Dimas maupun klubnya, demi memastikan gelar juara tetap dapat diraih sambil menutup kompetisi dengan catatan pencetak gol terbanyak yang tak tertandingi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.